GIANYAR – Bali United FC terus mematangkan persiapan menghadapi Super League 2026/27 yag akan bergulir bula September.
Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu akan menjalani pertandingan terakhir dalam ajang Dewata Challenge Series 2026 dengan menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026) malam.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi Bali United untuk mengukur sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani rangkaian persiapan pramusim selama hampir dua bulan.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memastikan sesi latihan terakhir difokuskan untuk menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi.
Sejumlah menu latihan diberikan untuk meningkatkan kerja sama tim, penguasaan bola, hingga efektivitas serangan.
“Program latihan diawali dengan pemanasan sebagai persiapan sebelum masuk ke menu utama. Setelah itu, kami melakukan latihan lima pemain dengan satu bola, dimulai dari permainan jarak pendek hingga jarak jauh,” ujar Jansen.
Setelah mengasah kemampuan dalam menguasai bola, para pemain kemudian mendapat latihan yang berfokus pada pemanfaatan ruang di sisi lapangan dan penyelesaian akhir.
“Kami kemudian menjalani latihan crossing, baik dari tengah ke tengah maupun dari sisi luar. Setelah itu, ada latihan tiga lawan dua dan empat lawan dua di depan gawang,” jelas pelatih asal Belanda tersebut.
Latihan kemudian dilanjutkan dengan simulasi situasi pertandingan yang melibatkan pemain muda dan pemain senior.
“Latihan tiga lawan dua dengan situasi pemain muda melawan pemain senior. Latihan tersebut juga memberikan banyak tekanan dan situasi transisi,” katanya.
Menurut Jansen, seluruh rangkaian latihan tersebut sangat penting untuk mempersiapkan anak asuhnya menghadapi pertandingan dengan level intensitas yang lebih tinggi.
“Menurut saya, ini merupakan sesi latihan yang bagus untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan besar,” imbuhnya.





