SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, ternyata belum sepenuhnya puas dengan performa timnya meski Bajul Ijo yang berhasil menutup rangkaian pramusim dengan hasil positif.
Menurut Tavares, Persebaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sebelum menghadapi persaingan Super League 2026/27.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah konsistensi permainan.
Pelatih asal Portugal tersebut menilai Persebaya sudah mampu menunjukkan permainan positif dalam sejumlah momen. Namun, performa tersebut belum selalu mampu dipertahankan sepanjang pertandingan.
“Kami harus lebih konsisten untuk mengulangi hal-hal baik tersebut,” ujar Tavares.
Karena itu, keberhasilan Persebaya meraih trofi pada turnamen pramusim tidak membuat Tavares ingin timnya berpuas diri.
Ia justru menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan skuad menghadapi kompetisi resmi.
Selain performa di lapangan, Tavares memberikan apresiasi tinggi kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan kepada tim selama pramusim.
Menurutnya, atmosfer yang diciptakan para suporter di stadion memberikan energi tambahan bagi pemain untuk tampil maksimal.
“Kami senang memenangkan turnamen ini dan senang melihat atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita untuk para pemain. Sikap mereka luar biasa,” katanya.
Setelah seluruh agenda pramusim selesai, fokus Tavares kini beralih pada pemulihan kondisi pemain. Padatnya pertandingan membuat kebugaran menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan sebelum kompetisi dimulai.
Tim pelatih juga akan memantau kondisi pemain yang mengalami cedera. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan siapa saja yang benar-benar siap memperkuat Persebaya pada awal musim.
“Kami akan terus bekerja keras, memulihkan kondisi dan melihat pemain-pemain yang mengalami cedera untuk memastikan apakah mereka siap menghadapi langkah selanjutnya,” jelasnya.
Tavares menyadari waktu persiapan menuju kompetisi resmi semakin terbatas.
Super League 2026/27 dijadwalkan mulai bergulir pada 5 September 2026.
Karena itu, Persebaya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memperbaiki kekurangan, meningkatkan konsistensi permainan, sekaligus memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik.
Bagi Tavares, target utama dari seluruh rangkaian pramusim memang bukan sekadar mengejar kemenangan atau trofi.
Lebih dari itu, pertandingan-pertandingan tersebut menjadi bagian dari proses membangun tim yang siap menghadapi kompetisi sepanjang musim.
“Pada 5 September, Super League dimulai dan kami harus siap. Target pertandingan ini memang untuk mempersiapkan musim kami dan pertandingan pada 5 September,” pungkas Bernardo Tavares.





