Liga IndonesiaOlahraga

Sah, Persijap Jepara Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih

×

Sah, Persijap Jepara Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih

Sebarkan artikel ini
Sah, Persijap Jepara Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih
Sah, Persijap Jepara Tunjuk Juan Cortes sebagai Pelatih

INGATLAH.COM – Persijap Jepara mulai memanaskan persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/27 yang dijadwalkan bergulir pada awal September 2026.

Laskar Kalinyamat resmi menunjuk pelatih asal Spanyol, Juan Cortes, sebagai pelatih kepala.

Dalam menjalankan tugasnya, Cortes akan bekerja sama dengan Mario Lemos yang dipercaya mengisi posisi direktur teknik.

Duet tersebut diharapkan mampu membawa Persijap tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.

Pengumuman mengenai penunjukan Cortes disampaikan Persijap melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (15/8/2026) malam.

“A new vision begins with Juan Cortez as the new Head Coach of Persijap Jepara,” tulis Persijap dalam unggahannya.

Kedatangan Cortes menjadi bagian dari langkah manajemen untuk membangun wajah baru Persijap setelah berhasil mempertahankan eksistensinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim lalu.

Pelatih Spanyol dengan Pengalaman Internasional

Juan Cortes bukan sosok asing dalam dunia sepak bola internasional. Pelatih berusia 42 tahun tersebut memiliki pengalaman menangani sejumlah klub di berbagai negara dan benua.

Cortes mengantongi lisensi UEFA Pro, salah satu lisensi kepelatihan tertinggi di Eropa. Pada musim lalu, ia tercatat menangani CSKA FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Tajikistan.

Baca Juga  3 Fakta Menarik Jelang Derbi Jateng, Persis Solo Vs Persijap Jepara

Sebelum berkiprah di Tajikistan, Cortes juga pernah memimpin San Antonio Bulo Bulo di kompetisi kasta teratas Bolivia.

Pengalamannya tidak hanya terbatas pada level klub. Pada 2024, Cortes juga tercatat pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Tim Nasional El Salvador sebagai asisten pelatih.

Rekam jejak tersebut menjadi modal Persijap untuk menghadirkan pendekatan baru dalam menghadapi kompetisi musim 2026/27.

Mario Lemos Tetap Jadi Bagian Penting

Di sisi lain, nama Mario Lemos sudah tidak asing bagi publik Jepara. Pelatih asal Portugal itu telah menjadi bagian dari Persijap sejak musim 2025/26.

Perannya di Persijap sempat mengalami perubahan. Lemos pernah dipercaya sebagai direktur teknik sebelum kemudian kembali menangani tim sebagai pelatih kepala.

Di bawah kepemimpinannya, Lemos menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Persijap mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kini, pengalaman Lemos mengenai karakter pemain dan atmosfer sepak bola Indonesia akan dipadukan dengan pengalaman internasional Cortes.

Kolaborasi keduanya diharapkan dapat menjadi fondasi bagi Persijap untuk meningkatkan performa pada musim baru.

Baca Juga  Borja Martinez Siap Pimpin Persijap Curi Poin di Kandang Bali United

Berbekal Pengalaman Bertahan di Liga

Persijap menutup perjalanan di Super League 2025/26 dengan finis di posisi ke-13 dari 18 tim.

Laskar Kalinyamat mengoleksi 36 poin dari 34 pertandingan, hasil dari sembilan kemenangan, sembilan kali imbang, dan 16 kekalahan.

Dari sisi produktivitas, Persijap mencetak 31 gol dan kebobolan 45 gol sepanjang musim. Artinya, mereka memiliki selisih gol minus 14.

Catatan tersebut menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Persijap jika ingin tampil lebih kompetitif musim depan.

Penunjukan Juan Cortes dan penempatan kembali Mario Lemos di jajaran manajemen menjadi salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut.

Cortes membawa pengalaman dari berbagai kompetisi internasional, sementara Lemos memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai sepak bola Indonesia dan karakter Persijap.

Kini, publik Jepara tentu menanti seperti apa wajah baru Laskar Kalinyamat di bawah kolaborasi kedua sosok tersebut.

Dengan kompetisi Super League 2026/27 yang semakin dekat, Persijap dituntut tidak sekadar bertahan. Tantangan berikutnya adalah membangun tim yang lebih solid, konsisten, dan mampu bersaing di papan klasemen.