INGATLAH.COM – Korban tewas kecelakaan tunggal maut di di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (11/8/2026) dini hari ternyata masih berusia 18 tahun.
Ia tewas setelah sepeda motor Honda Stylo yang dikendarainya mengalami kecelakaan di kawasan pangkal Jembatan Fly Over Imam Munandar.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio Bagus Wira Wicaksana dalam keterangan tertulisnya mengatakan korban diketahui bernama Ahmad Zidan Arzaki.
Remaja tersebut tercatat sebagai warga Temusai RT 02 RW 04, Desa Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Jenderal Sudirman jalur timur, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru,” kata Satrio
Kompol Satrio Bagus menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal.
Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Kecelakaan bermula ketika Ahmad Zidan mengendarai sepeda motor Honda Stylo tanpa nomor polisi dari arah utara menuju selatan di Jalan Jenderal Sudirman,” ungkapnya
Ketika memasuki kawasan pangkal Jembatan Fly Over Imam Munandar, pengendara tiba di bagian jalan yang menikung ke kiri.
Diduga pada saat melintasi tikungan tersebut, korban kehilangan kendali. Sepeda motor kemudian bergerak ke arah kanan dan menabrak tembok median yang berada di tengah jalan.
Benturan tersebut membuat korban terpental. Setelah menghantam tembok median, korban kemudian membentur tiang lampu jalan yang berada di median pembatas tengah jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Zidan mengalami luka pada bagian kepala dan wajah.
Kondisinya sangat parah hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Jenazah korban selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, sepeda motor Honda Stylo tanpa nomor polisi yang dikendarai korban mengalami kerusakan. Bagian batok lampu pecah dan bodi samping kiri mengalami lecet.
Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan sekitar Rp1 juta.
Kondisi jalan saat kecelakaan terjadi dalam keadaan cerah. Arus lalu lintas juga disebut sepi karena peristiwa berlangsung pada dini hari.
Polisi menduga faktor kurang konsentrasi dan kurang berhati-hati menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penanganan awal kepolisian.
Kasus kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena korban masih tergolong sangat muda.
Di usia 18 tahun, Ahmad Zidan harus kehilangan nyawanya akibat kecelakaan tunggal di salah satu ruas jalan utama Kota Pekanbaru.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu berhati-hati ketika berkendara.
Pengendara diminta menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan, terutama ketika melintasi tikungan.
Kewaspadaan tetap diperlukan meskipun kondisi lalu lintas sedang sepi. Sebab, kehilangan kendali sesaat dapat berakibat fatal dan menyebabkan kecelakaan seperti yang terjadi pada Selasa dini hari tersebut.





