RiauBengkalis

Karhutla Bengkalis Mengamuk, Tim Gabungan Bergerak Cepat Jinakkan Api di Dua Lokasi

×

Karhutla Bengkalis Mengamuk, Tim Gabungan Bergerak Cepat Jinakkan Api di Dua Lokasi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Tim gabungan bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua titik berbeda di wilayah Kabupaten Bengkalis, Sabtu (8/8/2026). Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Polres Bengkalis bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak perusahaan, serta masyarakat setempat.

Dua lokasi kebakaran tersebut masing-masing berada di areal HGU PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL), Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, serta di lahan masyarakat di Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau yang berbatasan dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.

Di Kecamatan Siak Kecil, petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi titik api sebelum melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan. Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan luas sekitar 1,2 hektare. Kondisi cuaca panas dan angin kencang menjadi tantangan utama dalam proses penanganan di lapangan.

Lebih dari 50 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Polsek Siak Kecil, Polsek Bukit Batu, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA Desa Bandar Jaya dan Muara Dua, serta pihak perusahaan PT TKWL. Mereka didukung peralatan seperti mesin pemadam dan puluhan gulung selang untuk mempercepat pemadaman.

Baca Juga  PNS di Pekanbaru Meninggal Usai Lari di Stadion Utama, Diduga Akibat Hipertensi

Selain itu, petugas juga melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan berupa pengecekan lokasi, pencatatan saksi, pemasangan garis polisi, hingga dokumentasi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sementara itu, di Kecamatan Mandau, kebakaran lahan masyarakat diperkirakan telah menghanguskan sekitar 10 hektare area yang didominasi semak belukar dan tanaman sawit di atas tanah kering. Cuaca panas disertai angin kencang mempercepat penyebaran api di lokasi tersebut.

Penanganan di wilayah ini melibatkan personel Polsek Mandau, Polsek Pinggir, Koramil 03 Mandau, Manggala Agni, BPBD, MPA, serta masyarakat. Sejumlah peralatan dikerahkan, termasuk mesin pemadam, puluhan selang, nozzle, serta dukungan satu unit water bombing dari BNPB untuk membantu mempercepat pemadaman dari udara.

Berdasarkan pemantauan terakhir, api di kedua lokasi berhasil dikendalikan dan sebagian besar telah padam. Namun, petugas masih terus melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran ulang, terutama di area yang masih mengeluarkan asap.

Baca Juga  Karhutla Teluk Lancar Bengkalis Masuk Hari ke-5, Bara di Gambut Jadi Ancaman Api Kembali Menyala

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui jajarannya menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara cepat dan terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Penanganan karhutla bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, MPA, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Cegah karhutla sejak dini. Jangan bakar lahan, jaga lingkungan, dan segera laporkan jika ada titik api,” tegasnya.

Hingga operasi penanganan berakhir, situasi di kedua lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan serta pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.