RiauKampar

Panen 4 Ton Jagung di Tapung, Polri dan Petani Buktikan Swasembada Pangan Bukan Sekadar Slogan

×

Panen 4 Ton Jagung di Tapung, Polri dan Petani Buktikan Swasembada Pangan Bukan Sekadar Slogan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pagi yang cerah di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (6/8/2026), menjadi saksi keberhasilan sinergi antara Polri dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Di atas lahan tumpang sari seluas dua hektare, sekitar 4.000 kilogram jagung pipil berhasil dipanen pada kegiatan Panen Jagung Pipil Kuartal II, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, SH, didampingi Wakapolsek AKP Ferry M. Fadillah, SH., MM, bersama jajaran personel Polsek Tapung.

Hadir pula Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sumber Makmur, Putra Aritonang, serta Ketua Kelompok Tani Indo Makmur Sejahtera, Supriono, beserta para anggota kelompok tani yang sejak awal mengelola lahan tersebut.

Baca Juga  Kurir Narkoba Ditangkap di Pekanbaru, Polisi Sita 6,94 Kg Sabu dan Ratusan Etomidate

Panen dilakukan di lahan tumpang sari yang ditanami benih jagung varietas ER 7 Red sebanyak 10 kilogram.

Dari proses budidaya yang mendapat pendampingan sejak masa tanam, lahan tersebut mampu menghasilkan sekitar empat ton jagung pipil, mencerminkan meningkatnya produktivitas pertanian sekaligus keberhasilan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Tapung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Tahun 2026, yang bertujuan mengoptimalkan potensi pertanian di tingkat desa.

Melalui pendampingan yang melibatkan kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mengawal berbagai program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian.

Baca Juga  Pria Asal Ujung Batu Meninggal Dunia Usai Turun dari Bus ALS di Pekanbaru

Menurutnya, pendampingan kepada petani menjadi bagian dari upaya mendorong semangat bercocok tanam sekaligus menjaga kesinambungan produksi pangan.

Ia menambahkan, keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian hingga aparat kepolisian yang terus memberikan pendampingan.

Kolaborasi itu dinilai menjadi modal penting dalam membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

Keberhasilan memanen empat ton jagung di Tapung menjadi pesan kuat bahwa swasembada pangan tidak lahir dari slogan semata. Dengan semangat gotong royong, pendampingan berkelanjutan, dan pemanfaatan lahan secara optimal, Polri bersama masyarakat membuktikan bahwa ketahanan pangan nasional dapat dimulai dari desa dan tumbuh menjadi kekuatan nyata bagi Indonesia.