RiauPekanbaru

BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini

×

BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Senin (3/8/2026).

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, mengatakan berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan mulai terpantau sejak pagi di sejumlah daerah.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis pada pagi hari,” ujar Deby.

Memasuki siang hingga sore, wilayah yang berpotensi diguyur hujan semakin meluas, meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.

Sementara pada malam hari, hujan diprakirakan masih terjadi di Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

Adapun pada dini hari, hujan masih berpotensi turun di Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Baca Juga  Modus Ganjal ATM di Dumai Terbongkar, Residivis Lintas Provinsi Gasak Rp20 Juta Milik PNS

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang, sore hingga malam hari,” jelas Deby.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Sementara untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga masih relatif aman bagi aktivitas pelayaran.

“Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah,” katanya.

Di sisi lain, BMKG juga mencatat peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 516 hotspot yang tersebar di berbagai provinsi.

Baca Juga  Ngaku Polisi, Mahasiswa di Pekanbaru Gelapkan PS4 hingga Tipu Sejumlah Wanita

Sumatera Selatan menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 190 titik, disusul Bangka Belitung 82 titik, Lampung 63 titik, Aceh 51 titik, Jambi 36 titik, Sumatera Barat 18 titik, Sumatera Utara 16 titik, Bengkulu 11 titik, Kepulauan Riau satu titik, dan Provinsi Riau sebanyak 38 titik.

Di Riau, titik panas tersebar di delapan kabupaten dan kota.

Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 19 titik. Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hulu tujuh titik, Indragiri Hilir empat titik, Bengkalis dua titik, Kuantan Singingi dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.

Meski hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengintai, terutama di daerah yang memiliki konsentrasi titik panas cukup tinggi.

“Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan meskipun sebagian wilayah masih berpotensi diguyur hujan,” tutup Deby.