INGATLAH.COM – Kebersamaan Leo Silva bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC akhirnya sampai di ujung jalan.
Bukan melalui konferensi pers atau seremoni resmi, melainkan lewat sebuah unggahan sederhana di media sosial namun sarat makna dan emosi.
Bek asal Brasil itu memilih Instagram sebagai ruang perpisahannya.
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan potret dirinya mengenakan seragam kebanggaan tim, disertai tulisan singkat namun dalam.
“Thank you, Bhayangkara!” Sebuah kalimat yang mungkin sederhana, tetapi menyimpan perjalanan panjang selama dua tahun terakhir.
Melalui caption yang ia tulis, Leo Silva tak menyembunyikan rasa haru.
Ia mengenang setiap momen yang telah dilalui bersama tim berjuluk The Guardian dari perjuangan di lapangan hingga kebersamaan di luar pertandingan.
“Terima kasih banyak Bhayangkara! Apa yang kita alami selama dua tahun ini sangat luar biasa. Menjadi sebuah kehormatan bisa bermain dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang spesial. Saya mendoakan agar tim ini sukses di masa depan,” tulisnya.
Unggahan itu pun langsung disambut hangat. Rekan setim, sahabat, hingga para suporter memenuhi kolom komentar dengan doa dan ucapan perpisahan.
Salah satu yang mencuri perhatian datang dari Frengky Missa, yang menuliskan, “See u soon leoo,” seolah menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan mereka.
Selama dua musim berseragam Bhayangkara, Leo Silva bukan sekadar pemain asing. Ia menjelma menjadi tembok kokoh di lini pertahanan sosok yang kerap menjadi andalan dalam menjaga stabilitas tim. Dedikasi dan konsistensinya membuat namanya lekat di hati para pendukung.
Kini, kepergiannya menyisakan ruang kosong di lini belakang, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan kariernya.
Ke mana langkah berikutnya akan berlabuh masih menjadi tanda tanya, namun satu hal yang pasti jejaknya di Bhayangkara FC akan selalu dikenang.
Di dunia sepak bola, datang dan pergi adalah hal yang biasa. Namun, beberapa perpisahan terasa lebih dalam.
Dan bagi Leo Silva, Bhayangkara bukan sekadar klub melainkan bagian dari perjalanan hidup yang akan selalu ia bawa ke mana pun langkahnya berlanjut.





