INGATLAH.COM – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, MSi, mengajak Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru dilantik, Robi Junita, bersilaturahmi dengan mantan Bupati Siak pertama, Arwin AS, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut dilakukan untuk meminta doa dan nasihat bagi kepemimpinan baru BSP.
Afni menjelaskan, usai melantik Direktur BSP periode 2026–2031, ia sengaja mengajak Robi Junita menemui Arwin AS sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang memiliki peran besar dalam sejarah berdirinya BSP.
“Pada acara pelantikan tadi banyak tokoh masyarakat yang hadir, seperti Pak Syamsuar, Pak OK, Pak Wan, Pak Saleh, dan tokoh lainnya. Rasanya ada yang kurang tanpa kehadiran Pak Arwin karena beliau sedang sakit. Karena itu saya berinisiatif mengajak Direktur BSP yang baru bersilaturahmi, meminta doa sekaligus nasihat. Bagaimanapun juga jasa-jasa Pak Arwin tidak boleh dilupakan oleh kita yang melanjutkan perjuangan hari ini,” ujar Afni.
Menurut Afni, Arwin AS merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan agar BSP dapat dikelola sebagai badan usaha milik daerah (BUMD). Pengelolaan sumur minyak oleh BSP kemudian kembali diperpanjang pada masa kepemimpinan Bupati Siak, Syamsuar.
“Tanpa perjuangan beliau pada masa-masa awal, sejarah BSP tentu tidak akan seperti sekarang. Karena itu saya membawa nahkoda baru BSP untuk meminta doa dan mendengar nasihat beliau sebagai orang tua yang ikut membangun pondasi perusahaan ini,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Arwin AS menyampaikan sejumlah pesan kepada Direktur BSP yang baru maupun Pemerintah Kabupaten Siak. Menurut Afni, Arwin menilai kondisi yang dihadapi Kabupaten Siak saat ini merupakan tantangan terberat dibandingkan masa kepemimpinan sebelumnya.
“Beliau mengatakan, dulu kondisi keuangan Kabupaten Siak sangat kuat sehingga banyak program pembangunan dapat dijalankan. Sekarang situasinya berbeda. Bahkan untuk memenuhi kewajiban terhadap pegawai saja pemerintah daerah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Beliau meminta kami tetap kuat, tabah, dan semangat,” tutur Afni.
Arwin juga berharap BSP kembali menjadi penopang pembangunan daerah melalui kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan Kabupaten Siak. Meski kondisi kesehatannya menurun, ia mengaku tidak pernah berhenti mendoakan kemajuan Kabupaten Siak.
“Beliau selalu mendoakan agar Kabupaten Siak terus maju. Beliau juga meyakini, dengan doa, semangat kebersamaan, serta kemampuan putra-putri Siak dan Riau, BSP akan mencapai titik balik dan kembali menjadi perusahaan daerah yang kuat,” ungkap Afni.
Afni menambahkan, pesan terakhir yang disampaikan Arwin kepada Direktur BSP yang baru adalah agar perusahaan tersebut dikelola dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Pak Arwin berpesan agar BSP dikelola sebaik-baiknya, karena BSP bukan sekadar perusahaan, melainkan juga bagian dari marwah masyarakat Siak dan Riau yang harus terus dijaga,” tutupnya.*





