INGATLAH.COM – Selain balita, satu lagi korban tewas kecelakaan maut di Tol Pekanbaru – Dumai ternyata seorang lansing.
Korban diketahui bernama Ainul Mardiah (58) warga Dusun Alue Jeruk Aceh yang sehari-hari berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).
Sementara itu, balita berusia 2 tahun diketahui bernama Ibrahim Yafi Al Arumi.
Keduanya menjadi korban dalam kecelakaan yang terjadi di Kilometer 2 Tol Permai pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
“Dua orang meninggal dunia, yakni Ibrahim Yafi Al Arumi berusia 2 tahun dan Ainul Mardiah usia 58 tahun,” ungkap Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, dalam keterangan tertulisnya.
Balita malang tersebut mengembuskan napas terakhir setelah Bus Pelangi yang ditumpanginya menghantam bagian belakang sebuah truk tronton yang melaju searah.
Selain merenggut dua nyawa, kecelakaan itu juga menyebabkan 16 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Benturan keras membuat bagian depan Bus Pelangi ringsek parah. Sementara truk tronton terdorong keluar badan jalan hingga masuk ke dalam parit di sisi tol.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan seluruh korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” kata AKBP Eko.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru.
Saat tiba di Kilometer 2, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat sehingga kehilangan konsentrasi dan menghantam bagian belakang truk tronton Mitsubishi BK 8050 GU yang berada di depannya.
Kerasnya benturan membuat truk keluar dari badan jalan, sedangkan bus mengalami kerusakan paling parah pada bagian depan.
Di tengah penyelidikan, polisi juga mengungkap fakta bahwa pengemudi Bus Pelangi diduga meninggalkan lokasi usai kecelakaan dan hingga kini masih dalam pencarian.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus memburu sopir bus.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.





