RiauPekanbaruSerbaneka

Sah! 3 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Pekanbaru

×

Sah! 3 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Sah! 3 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Pekanbaru
Sah! 3 Mualaf Resmi Masuk Islam di Masjid An Nur Pekanbaru

INGATLAH.COM – Suasana khidmat dan haru kembali menyelimuti Masjid Raya An Nur Pekanbaru usai salat Jumat pada 3 Juli 2026.

Di tengah lantunan doa dan bisikan harap, tiga anak muda duduk dengan hati berdebar, menapaki babak baru dalam hidup mereka.

Hari itu menjadi momen yang tak akan pernah mereka lupakan.

Dipandu oleh pembimbing dari Mualaf Center An Nur Riau, dua pemuda dan satu perempuan itu mengucapkan dua kalimat syahadat dan ikrar suci yang menandai perjalanan baru sebagai seorang Muslim.

Jamaah yang masih bertahan di dalam masjid menyaksikan prosesi tersebut dengan penuh haru.

Tidak sedikit yang menundukkan kepala, ikut larut dalam suasana sakral yang menyentuh hati.

Sebelum mengucapkan syahadat, ketiganya diberi kesempatan untuk menyampaikan alasan yang membawa mereka hingga ke titik itu.

Baca Juga  Ramadhan Penuh Energi, 181 Pelari Ramaikan Go Sprint Go Green Tahap II di Jalan Thamrin

Tradisi ini telah menjadi bagian penting di Mualaf Center An Nur Riau bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai refleksi perjalanan batin para mualaf.

Ketiga anak muda itu Sineria, Oktavianus, dan Reinhard Nuary ternyata memiliki latar belakang dan alasan berbeda.

Namun, satu hal yang menyatukan mereka adalah keyakinan yang tumbuh dari hati.

“Tidak ada yang memaksana,” ucap mereka bergantian.

Saat prosesi dimulai, suasana berubah menjadi lebih emosional.

Satu per satu mereka mengikuti tuntunan pembimbing, melafalkan kalimat syahadat dengan penuh kesungguhan.

Tangis haru pecah. Air mata yang jatuh bukan sekadar emosi, melainkan simbol dari perjalanan panjang pencarian makna hidup.

Ustaz Rubianto kemudian memberikan nasihat penuh makna.

Ia menegaskan bahwa bersyahadat bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai seorang Muslim.

Baca Juga  Dua Mualaf Bersyahadat di Masjid An-Nur Pekanbaru, Jamaah Larut dalam Haru

“Yang paling penting adalah istiqamah. Terus belajar, terus memperbaiki diri, dan jangan pernah berhenti mencari ilmu,” pesannya.

Selain itu, mereka juga diingatkan untuk tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga, meskipun terdapat perbedaan keyakinan.

Sebagai bentuk dukungan, Mualaf Center An Nur Riau menyerahkan perlengkapan salat kepada ketiganya.

Bantuan sederhana itu menjadi simbol awal perjalanan ibadah mereka.

Prosesi ditutup dengan doa bersama.

Harapan pun dipanjatkan agar ketiganya diberi kekuatan, kemudahan, dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.

Hari itu, di Masjid Raya An Nur, bukan hanya tiga orang yang berubah.

Tetapi juga banyak hati yang ikut tersentuh oleh keindahan hidayah.