INGATLAH.COM – Empat musim telah berlalu sejak Witan Sulaeman pertama kali mengenakan seragam merah kebanggaan Persija Jakarta.
Perjalanan yang dipenuhi kerja keras, persaingan, hingga pasang surut performa itu kini memasuki babak baru.
Winger Timnas Indonesia tersebut resmi memperpanjang kontraknya bersama Macan Kemayoran untuk tiga musim ke depan.
Keputusan itu bukan sekadar perpanjangan masa bakti. Bagi Witan, ini adalah penegasan bahwa masih ada mimpi yang belum selesai diwujudkan di ibu kota.
Mimpi itu mempersembahkan gelar juara bagi Persija Jakarta dan ribuan pendukung setianya, The Jakmania.
Sejak didatangkan pada putaran kedua BRI Liga 1 musim 2022/2023, Witan perlahan membangun perannya di dalam skuad Persija.
Ia tidak langsung menjadi pemain utama, tetapi terus berjuang membuktikan kualitasnya di tengah ketatnya persaingan.
Dalam musim debutnya, pemain asal Palu itu tampil dalam 10 pertandingan dengan sumbangan dua gol dan satu assist.
Musim berikutnya menjadi titik perkembangan yang lebih signifikan. Pada Liga 1 2023/2024, Witan mencatatkan 18 penampilan dengan koleksi tiga gol dan enam assist sebelum sempat dipinjamkan ke Bhayangkara FC di paruh musim.
Bersama klub tersebut, ia kembali memperoleh menit bermain dalam 10 pertandingan.
Sepulang dari masa peminjaman, Witan kembali mengenakan seragam Persija dengan tekad yang lebih besar. Pada musim 2024/2025, ia tampil dalam 28 laga, menyumbangkan satu gol dan enam assist.
Sementara pada BRI Super League 2025/2026, ia kembali menjadi bagian penting skuad dengan mencatatkan 19 penampilan, satu gol, dan empat assist.
Secara keseluruhan, Witan telah membukukan 80 penampilan, tujuh gol, serta 19 assist bersama Macan Kemayoran.
Angka-angka itu menjadi bukti konsistensinya dalam memberikan kontribusi bagi tim, meski tak selalu menjadi sorotan utama.
Kini, dengan kontrak baru berdurasi tiga musim, harapan besar kembali disematkan kepada pemain berusia 24 tahun tersebut.
Terlebih, Persija memasuki era baru bersama pelatih kepala Shin Tae-yong, sosok yang telah mengenal karakter dan kemampuan Witan sejak keduanya bekerja sama di Timnas Indonesia.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, meyakini kehadiran Shin Tae-yong akan menjadi momentum kebangkitan bagi sang winger.
“Persija dan Witan sepakat untuk melanjutkan kerja sama selama tiga musim ke depan. Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan sehingga ia dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal bagi tim dalam membantu meraih target juara,” ujar Prapanca.
Bagi Witan sendiri, keputusan bertahan tidak hanya didasarkan pada pertimbangan profesional. Ada ikatan emosional yang telah tumbuh selama empat tahun terakhir bersama Persija dan Kota Jakarta.
Ia mengaku dirinya beserta keluarga sudah merasa nyaman di ibu kota. Namun lebih dari itu, kehadiran Shin Tae-yong menjadi salah satu alasan kuat yang membuatnya yakin melanjutkan perjalanan bersama Macan Kemayoran.
“Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu alasan saya ingin melanjutkan perjalanan di sini. Selain itu, saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania,” ungkap Witan.
Perpanjangan kontrak ini menjadi awal dari babak baru dalam karier Witan Sulaeman. Bersama pelatih yang telah memahami potensinya dan dukungan penuh dari The Jakmania, ia kini mengusung satu misi besar: mengakhiri penantian panjang Persija untuk kembali mengangkat trofi juara dan menuliskan namanya sebagai bagian penting dalam sejarah kebangkitan Macan Kemayoran.





