INGATLAH.COM – Persiraja Banda Aceh memastikan tidak melakukan perubahan besar di kursi kepelatihan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram klub, Persiraja mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih kepala Jaya Hartono sekaligus mempertahankan jajaran staf pelatih yang telah mendampinginya sepanjang musim lalu.
Dalam unggahan bertuliskan “Jaya Hartono, Extended!”, manajemen memberikan sinyal kuat bahwa mereka masih menaruh kepercayaan penuh kepada pelatih senior tersebut untuk memimpin Laskar Rencong menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat.
Keputusan mempertahankan Jaya Hartono dinilai sebagai bentuk komitmen klub menjaga stabilitas tim.
Pengalaman panjang yang dimiliki pelatih berusia 62 tahun itu dianggap menjadi modal penting dalam membangun skuad yang kompetitif dan mampu bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1.
Tak hanya pelatih kepala, Persiraja juga memastikan seluruh staf kepelatihan tetap dipertahankan.
Dalam unggahan terpisah, klub memperkenalkan kembali susunan coaching staff untuk musim 2026/2027.
Mereka terdiri dari Muhammad Yasir sebagai pelatih kiper, Munanda Faisal sebagai pelatih fisik, serta dua asisten pelatih, Wahyu AW dan Ferry Ferdian.
Seluruhnya akan kembali bekerja sama mendampingi Jaya Hartono selama kompetisi musim depan.
Langkah mempertahankan komposisi staf pelatih menunjukkan bahwa Persiraja lebih memilih melanjutkan program yang telah berjalan dibanding melakukan perombakan besar.
Dengan komposisi yang sama, proses persiapan tim diharapkan berlangsung lebih efektif karena seluruh pelatih telah memahami karakter pemain, filosofi permainan, serta kebutuhan tim.
Bagi manajemen Persiraja, kesinambungan di sektor teknis diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performa tim.
Stabilitas di ruang ganti juga diharapkan mampu mempercepat adaptasi pemain baru yang nantinya bergabung selama bursa transfer.
Keputusan ini pun mendapat respons positif dari sebagian besar pendukung Persiraja di media sosial.
Banyak suporter berharap keberlanjutan kerja sama tersebut mampu membawa Laskar Rencong tampil lebih konsisten sepanjang musim dan kembali bersaing di papan atas Liga 2.
Kini fokus Persiraja akan beralih pada pembentukan skuad menghadapi musim baru. Setelah memastikan nahkoda dan staf pelatih tetap bertahan, manajemen diperkirakan segera merampungkan komposisi pemain agar persiapan pramusim dapat berjalan maksimal.
Dengan fondasi kepelatihan yang tetap utuh, Persiraja mengirim pesan bahwa mereka tidak sekadar ingin menjadi peserta Liga 2, tetapi memiliki ambisi besar untuk kembali mengangkat prestasi klub dan membuka jalan menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Jaya Hartono beserta stafnya menjadi awal dari langkah panjang Persiraja dalam menyongsong musim 2026/2027.
Kini, harapan ribuan pendukung Laskar Rencong bertumpu pada kemampuan tim pelatih meracik strategi, membangun mental juara, dan membawa Persiraja kembali ke jalur prestasi.
Semua mata pun akan tertuju pada bagaimana klub kebanggaan masyarakat Aceh itu memanfaatkan stabilitas ini sebagai modal untuk mewujudkan target promosi ke Liga 1.





