HukrimPekanbaruUtama

Warung Air Kelapa Berdarah, Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Tenayan Raya Pekanbaru

×

Warung Air Kelapa Berdarah, Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Tenayan Raya Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Warung Air Kelapa Berdarah, Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Tenayan Raya Pekanbaru
Ilustrasi penusukan.(ist)

INGATLAH.COM – Suasana dini hari yang biasanya sepi di Jalan Hangtuah, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, mendadak berubah mencekam.

Seorang pria bernama Samin bersama putranya, Tio Titan Tridana, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun INGATLAH.com, peristiwa bermula sekitar pukul 00.00 WIB ketika Samin mendatangi warung air kelapa miliknya.

Saat tiba di lokasi, ia mendapati kondisi warung sudah berantakan. Sejumlah barang tampak berserakan dan kaca warung ditemukan pecah.

Belum diketahui apa yang menyebabkan kerusakan tersebut. Namun sekitar satu jam kemudian, situasi berubah menjadi aksi kekerasan.

Baca Juga  Kisah Haru Elizabeth, Dari Cerita Ayah hingga Ucap Syahadat di Masjid An Nur

Seorang pria tak dikenal datang ke lokasi dengan berjalan kaki sambil membawa pisau kecil. Kehadiran pelaku memicu cekcok yang berujung perkelahian dengan Samin.

Dalam pertikaian itu, pelaku menusuk Samin di bagian punggung sebelah kiri dan lengan kanan. Korban yang terluka berusaha mempertahankan diri dari serangan tersebut.

Melihat ayahnya menjadi sasaran serangan, Tio Titan Tridana spontan berusaha melindungi dan melerai perkelahian. Namun tindakan itu justru membuat dirinya ikut menjadi korban.

“Namun pelaku juga menyerangnya hingga mengalami luka tusuk di bagian leher belakang bawah serta luka di kepala bagian samping kanan,” kata Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan menghubungi pihak kepolisian. Tak lama kemudian petugas tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Baca Juga  Wali Kota Agung Lantik 43 Pejabat, Tegaskan Tanpa “Setor Jabatan” dan Berbasis Kinerja

Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan tempat kejadian. Hingga kini identitasnya masih misterius dan dalam penyelidikan polisi.

Sementara itu, kondisi kedua korban dilaporkan stabil meski masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang mereka alami.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di kawasan yang relatif ramai pada siang hari. Polisi masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan keterkaitan antara aksi perusakan warung dan penusukan yang terjadi sesaat kemudian.

Kasus ini kini ditangani Polsek Kulim yang terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan korban guna mengungkap pelaku penusukan tersebut.