RiauKampar

Karena Ini, Jembatan Danau Bingkuang di Kampar Ditutup Sementara

×

Karena Ini, Jembatan Danau Bingkuang di Kampar Ditutup Sementara

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Jembatan Danau Bingkuang di Kabupaten Kampar terpaksa ditutup sementara setelah ditemukan kerusakan pada bagian tumpuan jembatan.

Kerusakan tersebut menyebabkan lantai jembatan mengalami kenaikan antara 6 hingga 8 sentimeter sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan jika tetap dilintasi.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BPJN Riau, Afdirman Jufri, mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi sambil menunggu hasil evaluasi teknis terhadap kondisi jembatan.

“Jembatan Danau Bingkuang dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang ditutup sementara karena ada kerusakan pada bagian tumpuan jembatan,” ujarnya.

Menurut Afdirman, tim BPJN bersama tenaga ahli saat ini sedang melakukan kajian mendalam guna menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Baca Juga  BERITA FOTO: Kecelakaan Maut Bus Pelangi vs Truk di Tol Permai Tewaskan 2 Orang

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan infrastruktur lama yang dibangun sejak tahun 1970 dengan sistem sambungan yang berbeda dari konstruksi modern saat ini.

“Kami bersama tim ahli sedang melakukan evaluasi untuk perbaikan jembatan tersebut. Karena model sambungan jembatan ini merupakan model lama yang dibangun pada tahun 1970,” jelasnya.

Meski mengalami kerusakan pada bagian tumpuan, Afdirman memastikan kondisi struktur utama jembatan masih dalam keadaan baik dan kokoh.

Tidak ditemukan kerusakan signifikan pada rangka utama jembatan.

“Kalau untuk struktur jembatannya masih bagus. Hanya ada kerusakan kecil akibat benturan yang menyebabkan gangguan pada bagian tertentu,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, BPJN mengalihkan kendaraan melalui jembatan yang berada tepat di sebelahnya. Jembatan tersebut kini digunakan untuk melayani kendaraan dari dua arah secara bergantian.

Baca Juga  Kapolsek Kampar Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 20 Anak Yatim, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Petugas juga telah memasang rambu-rambu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan.

“Jembatan sebelah digunakan untuk dua arah. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mematuhi rambu yang telah dipasang, dan bergantian melintas dengan tertib,” imbau Afdirman.

Penutupan sementara ini diperkirakan akan berlangsung hingga proses evaluasi selesai dan langkah perbaikan dapat segera dilaksanakan.

Masyarakat yang melintas di jalur Pekanbaru-Bangkinang diminta menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.