PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh birokrasi dengan melantik sebanyak 238 pejabat administrator dan pengawas atau eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Riau, Selasa (26/5/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru itu dipimpin langsung oleh SF Hariyanto dan dihadiri jajaran pejabat tinggi pratama Pemerintah Provinsi Riau.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat efektivitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor strategis di Riau.
Dalam arahannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kerja nyata.
“Saudara-saudara sekalian yang hari ini diberikan amanah untuk dilantik di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, dari sekian banyak orang yang berjuang teruslah bersyukur. Banyak orang yang meminta dan memohon jabatan dengan berbagai macam cara tapi tidak saya tanggapi, oleh karena itulah mari berjuang,” ujar SF Hariyanto.
Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak bekerja secara biasa-biasa saja. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut seluruh aparatur bekerja lebih cepat, disiplin, dan maksimal.
“Saya berharap setelah dilantik, kinerja Saudara jangan biasa-biasa saja. Harus luar biasa. Saya tidak mau lagi ada pejabat yang santai-santai,” tegasnya.
SF Hariyanto secara khusus menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah, terutama bagi perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan penerimaan dan investasi seperti Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau.
Menurutnya, Pemprov Riau saat ini tengah bekerja keras mengejar target pendapatan daerah guna menopang berbagai program pembangunan dan perbaikan infrastruktur.
“Khususnya untuk Bapenda dan DPMPTSP, kita sedang berjuang keras mengejar target pendapatan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa upaya peningkatan pendapatan daerah mulai menunjukkan hasil positif berkat kolaborasi antara pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
“Alhamdulillah, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kita sudah mengalami kenaikan yang luar biasa,” ungkapnya.
SF Hariyanto berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjaga tren positif tersebut dengan menunjukkan kontribusi nyata di tempat tugas masing-masing.
Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan ruang untuk membuktikan kemampuan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
“Tahun ini adalah tahun di mana Riau betul-betul diuji. Semua harus bekerja keras, tidak ada lagi yang menunggu tanpa bekerja,” pungkasnya.





