INGATLAH.COM – Bali United FC membawa ambisi besar saat menghadapi Dewa United Banten FC pada pekan terakhir BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Jumat (22/5) malam.
Bagi Serdadu Tridatu, laga penutup musim ini bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan terakhir menutup kompetisi dengan kemenangan.
Duel kedua tim diprediksi berlangsung sengit meski tidak lagi memengaruhi perebutan gelar juara maupun zona degradasi. Baik Bali United maupun Dewa United sama-sama ingin mengakhiri musim dengan hasil positif.
Bek Bali United, Joao Ferrari, menegaskan seluruh pemain tetap menjaga mentalitas kompetitif tinggi meski kompetisi sudah memasuki akhir musim.
“Ini memang pertandingan terakhir, tetapi fokus kami tetap sama. Kami datang untuk bermain demi kemenangan dan memberikan yang terbaik di lapangan,” ujar mantan pemain PSIS Semarang tersebut.
Menurutnya, Bali United tidak ingin mengendurkan intensitas permainan hanya karena laga sudah tidak menentukan posisi penting di klasemen.
“Selama 90 sampai 100 menit kami harus tetap serius, bertarung, dan mencoba memenangkan pertandingan. Itu yang selalu kami lakukan,” katanya.
Secara statistik, duel Dewa United kontra Bali United memang layak dinantikan. Bali United tampil lebih tajam di lini depan dengan torehan 56 gol sepanjang musim. Sementara Dewa United telah mencetak 44 gol.
Namun dari sisi pertahanan, Dewa United lebih solid dengan hanya kebobolan 36 gol, sedangkan Bali United sudah kemasukan 48 gol musim ini.
Perbedaan karakter permainan tersebut diprediksi membuat pertandingan berjalan menarik. Bali United dikenal agresif dalam menyerang, sedangkan Dewa United tampil lebih seimbang dengan organisasi permainan yang rapi.
Bagi Bali United, laga ini juga menjadi kesempatan terakhir memberikan kebahagiaan kepada suporter sebelum kompetisi resmi berakhir.
Kemenangan di markas Dewa United bukan hanya soal tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi penutup manis setelah perjalanan panjang penuh tantangan sepanjang musim 2025/26.





