INGATLAH.COM – PSIM Yogyakarta menutup laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan manis setelah menundukkan Madura United FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 BRI Super League 2025-26.
Duel yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Minggu (17/5) malam, menjadi momen spesial bagi Laskar Mataram di hadapan ribuan pendukungnya.
Didukung 8.028 suporter yang memadati stadion, PSIM langsung tampil percaya diri sejak awal laga.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-18 melalui aksi Pulga Vidal yang melepaskan sontekan kaki kiri terarah dan gagal diantisipasi kiper lawan.
Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-34 lewat gol spektakuler Muhammad Iqbal.
Tendangan akrobatik Iqbal sukses menggetarkan gawang Madura United sekaligus membawa PSIM unggul nyaman 2-0 hingga jeda turun minum.
Madura United Bangkit, PSIM Bertahan
Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih agresif demi menjaga peluang keluar dari ancaman degradasi.
Tekanan mereka akhirnya berbuah gol pada menit ke-62 lewat striker Brasil, Junior Brandao, yang lolos dari perangkap offside sebelum menaklukkan kiper PSIM.
Setelah gol tersebut, pertandingan berjalan semakin ketat.
PSIM harus bekerja keras mempertahankan keunggulan di tengah tekanan intens tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.
Van Gastel Puas, Tapi Beri Catatan
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengaku puas dengan performa timnya, terutama pada babak pertama yang dinilai berjalan hampir sempurna.
“Saya rasa di babak pertama kami bermain luar biasa. Tim tampil sangat baik, menciptakan banyak peluang dan mampu mencetak dua gol,” ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu mengaku menikmati jalannya pertandingan dari bangku cadangan.
Namun ia juga menilai anak asuhnya kesulitan menjaga ritme permainan di babak kedua setelah Madura United meningkatkan intensitas serangan.
“Kami tahu mereka akan tampil habis-habisan. Di babak kedua kami sedikit kesulitan, tapi para pemain berjuang keras untuk mempertahankan tiga poin,” tambahnya.
Posisi Klasemen Memanas
Tambahan tiga poin membawa PSIM naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 45 poin, sejajar dengan Arema FC dan Persita Tangerang yang berada tepat di atasnya.
Kemenangan ini juga menjadi hasil positif kedua secara beruntun bagi Laskar Mataram setelah sebelumnya menaklukkan Malut United FC.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri periode sulit PSIM yang sempat melewati delapan laga tanpa kemenangan.
Sebaliknya, kekalahan di Bantul membuat Madura United harus berjuang mati-matian pada laga pekan terakhir demi menyelamatkan diri dari zona degradasi.





