INGATLAH.COM – Seminggu pasca aksi perampokan bersenjata yang viral di media sosial, identitas para pelaku hingga kini masih misterius.
Polisi masih terus memburu komplotan perampok yang beraksi di wilayah Duri 13, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (6/5/2026) lalu.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) aksi pelaku beredar luas di media sosial.
Dalam video itu, terlihat dua pria datang menggunakan sepeda motor dan menutupi wajah mereka dengan sebo agar tidak dikenali.
Kedua pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut. Salah seorang pelaku turun dari sepeda motor dan berpura-pura menjadi pembeli di warung milik korban.
Tak lama kemudian, pelaku terlihat mengamati situasi sekitar sebelum memberi isyarat kepada rekannya yang masih berada di atas sepeda motor.
Setelah merasa kondisi aman, keduanya langsung menjalankan aksi perampokan sambil menodongkan benda yang diduga senjata api kepada korban.
Aksi cepat para pelaku membuat korban tak berkutik. Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik perampokan itu pun langsung viral dan memicu keresahan masyarakat, khususnya warga di wilayah Bathin Solapan dan sekitarnya.
Kapolsek Polsek Mandau, Kompol Primadona, sebelumnya membenarkan adanya laporan terkait kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Benar adanya laporan polisi terkait pencurian dengan kekerasan. Tim telah melakukan pengecekan TKP, pemeriksaan saksi dan upaya penyelidikan lainnya,” ujar Kompol Primadona.
Sementara itu, Kapolres Polres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, saat dikonfirmasi ingatlah.com menyebutkan bahwa kasus tersebut masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian.
“Saat ini kasusnya ditangani tim gabungan Polsek Mandau dan Satreskrim Polres Bengkalis,” kata AKBP Fahrian Saleh Siregar.
Hingga kini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami rekaman CCTV guna mengungkap identitas para pelaku yang diduga menggunakan senjata api saat beraksi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan atau identitas pelaku agar segera melapor untuk membantu proses pengungkapan kasus tersebut.
Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah kerugian yang dialami korban akibat aksi perampokan tersebut.





