HukrimPekanbaru

Karhutla Kembali Mengamuk di Pelalawan, 4 Hektare Lahan di Kuala Kampar Terbakar

×

Karhutla Kembali Mengamuk di Pelalawan, 4 Hektare Lahan di Kuala Kampar Terbakar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Tim gabungan Manggala Agni terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (8/5/2026).

Operasi pemadaman memasuki hari pertama dengan fokus penanganan pada satu titik kebakaran yang diperkirakan telah melalap lahan seluas sekitar 4 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan tim saat ini masih melakukan pendataan dan pemetaan untuk lokasi kebakaran lainnya.

“Estimasi luasan sementara sekitar 4 hektare untuk satu lokasi yang ditangani. Untuk satu lokasi lainnya masih dilaksanakan size up,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat malam.

Baca Juga  Dua Jabatan Strategis Kejari Pekanbaru Resmi Terisi, Kajari Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Ia menjelaskan, proses pemadaman dilakukan oleh satu regu Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama personel Balai Pengendalian Karhutla Sumatera, masyarakat setempat, serta satgas kecamatan.

Meski sebagian area mulai berhasil dikendalikan, kondisi api di lapangan disebut masih aktif.

Asap juga masih terlihat di sejumlah titik pada bagian sayap kebakaran sehingga petugas harus melanjutkan upaya pendinginan dan penyekatan area.

“Keadaan kepala api masih aktif, beberapa lokasi sayap masih berasap sehingga membutuhkan penanganan lanjutan,” jelas Ferdian.

Baca Juga  Debt Collector Ngamuk di Kedai Kopi Pekanbaru, Empat Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polisi

Selain pemadaman darat, penanganan karhutla juga diperkuat melalui operasi udara menggunakan satu unit helikopter water bombing milik Satgas Udara untuk membantu menjinakkan api di titik-titik yang sulit dijangkau.

Di tengah proses pemadaman, hujan ringan yang turun saat waktu magrib di kawasan lokasi kebakaran membawa harapan bagi petugas di lapangan.

“Magrib ini kondisi di lokasi hujan ringan, semoga besok pagi dapat membantu ketersediaan air dan mematikan sisa-sisa api,” tutupnya.