UtamaHukrimRokan Hilir

Viral Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar Warga Rantau Kopar Rohil, Begini Kata Polisi

×

Viral Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar Warga Rantau Kopar Rohil, Begini Kata Polisi

Sebarkan artikel ini
Viral Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar Warga Rantau Kopar Rohil, Begini Kata Polisi
Viral Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar Warga Rantau Kopar Rohil, Begini Kata Polisi

INGATLAH.COM – Sebelum aksi pembakaran rumah terduga bandar narkoba di Kecamatan Rantau Kopar, ternyata Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau lebih dulu menangkap seorang pria berinisial RP, Jumat (8/5/2026).

Lokasi rumah itu di Jalan Rambutan, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Penangkapan tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang selama ini memgaku resah dengan dugaan maraknya peredaran narkotika di wilayah mereka.

Namun setelah terduga pelaku dibawa petugas, massa yang masih berkumpul di lokasi diduga terprovokasi hingga akhirnya membakar bangunan yang disebut-sebut menjadi tempat aktivitas peredaran sabu.

Aksi massa itu terekam dalam sejumlah video dan viral di media sosial.

Dalam rekaman terlihat warga memadati lokasi sejak sore hingga malam hari, sementara kobaran api melahap bangunan yang menjadi sasaran amuk massa.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan maraknya aktivitas peredaran sabu di kawasan Rantau Kopar.

“Dari hasil pendalaman, tim kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku di sebuah gudang yang dilengkapi CCTV di sejumlah sudut lokasi,” ujar Kombes Putu.

Baca Juga  Ternyata Napi Kabur di Pekanbaru Sudah Divonis 10 Tahun Penjara

Dalam penggeledahan yang disaksikan ketua RT setempat, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa satu bungkus plastik besar bekas, alat hisap sabu atau bong, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika.

Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar jaringan.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kami ingin memastikan ruang-ruang peredaran narkoba di Riau tidak diberi celah sedikit pun,” tegasnya.

Kombes Putu menjelaskan, saat proses penggerebekan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, warga justru mendukung penuh langkah aparat kepolisian.

“Masyarakat senang lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika itu ditindak. Mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi saat penggerebekan berlangsung,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terhadap bahaya narkoba yang dianggap merusak lingkungan dan generasi muda.

Baca Juga  Cerita Warga yang Saksikan Aksi Koboi Brutal di Tenayan Raya Pekanbaru

“Kami melihat ada harapan dan dukungan masyarakat agar lingkungan mereka bersih dari narkoba. Itu yang ditangkap anggota di lapangan saat penggerebekan berlangsung,” kata Pandra.

Meski demikian, Polda Riau tetap menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga.

“Semangat masyarakat sama dengan kepolisian, yakni ingin menyelamatkan lingkungan dan generasi muda dari bahaya narkoba. Namun kami berharap dukungan itu diwujudkan dengan cara yang baik, tertib, dan tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Pandra juga menegaskan bahwa peristiwa di Rantau Kopar berbeda dengan kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Panipahan.

Dalam kasus ini, masyarakat sejak awal disebut mendukung langkah penindakan yang dilakukan aparat kepolisian.

“Di sini masyarakat mendukung langkah kepolisian. Karena itu kami mengajak semua pihak menjaga suasana tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh provokasi,” tambahnya.

Pasca insiden tersebut, aparat kepolisian masih disiagakan di lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Polisi juga terus melakukan pendalaman terkait dugaan jaringan peredaran narkotika yang memicu aksi massa itu.