INGATLAH.COM – Bek asal Jepang milik PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera, mengaku kecewa dengan hasil negatif yang kembali diraih timnya pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/26.
Ia menilai gol cepat lawan menjadi titik krusial yang membuat timnya kesulitan bangkit.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5), PSIM harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1.
Catatan ingatlah.com, satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak oleh Patricio Matricardi melalui sundulan kepala saat pertandingan baru berjalan dua menit, memanfaatkan umpan matang dari eksekusi bola mati Thom Haye.
“Di awal laga kita kebobolan, itu membuat pertandingan jadi berat. Banyak hal tidak berjalan sesuai rencana. Kami harus segera berbenah dan fokus ke laga berikutnya,” ujar Yamadera.
Kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif Laskar Mataram. Dalam enam pertandingan terakhir, PSIM menelan lima kekalahan.
Bahkan, secara keseluruhan mereka tak pernah meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir, dengan catatan tiga kali imbang dan lima kekalahan.
Rentetan hasil buruk tersebut membuat posisi PSIM tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin.
Jumlah itu sama dengan raihan Arema FC di posisi ke-10, sementara Persik Kediri menguntit di peringkat ke-12 dengan 36 poin.
Menatap akhir musim, PSIM masih memiliki tiga pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan.
Mereka dijadwalkan menjalani dua laga kandang berturut-turut menghadapi Malut United FC pada Minggu (10/5) dan Madura United FC pada Minggu (17/5).
Setelah itu, PSIM akan melakoni laga tandang menghadapi Arema FC pada Sabtu (23/5).
Yamadera menegaskan timnya harus segera bangkit jika ingin menutup musim dengan hasil lebih baik.





