PekanbaruRiau

445 Jemaah Kloter BTH 11 Riau Resmi Terbang ke Madinah

×

445 Jemaah Kloter BTH 11 Riau Resmi Terbang ke Madinah

Sebarkan artikel ini
445 Jemaah Kloter BTH 11 Riau Resmi Terbang ke Madinah
445 Jemaah Kloter BTH 11 Riau Resmi Terbang ke Madinah.(ist)

INGATLAH.COM – Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 11 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin (4/5/2026).

Kloter ini berisi jemaah asal Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa total jemaah dalam Kloter BTH 11 mencapai 439 orang.

Mereka didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) serta 4 petugas kloter, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 445 orang.

“Dalam kloter ini juga terdapat satu jemaah mutasi masuk dari Kloter BTH 05 asal Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Baca Juga  Pekanbaru Hadapi Tantangan Pengelolaan Sampah, Pj Wali Kota Soroti Isu Krisis Kebersihan

Sebelum diberangkatkan, seluruh jemaah terlebih dahulu diinapkan selama satu hari di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Selanjutnya, mereka terbang menuju Madinah pada pukul 07.40 WIB.

“Insyaallah, jemaah dijadwalkan tiba di Madinah pukul 13.05 Waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5233,” jelas Defizon.

Ia menambahkan, hingga 4 Mei 2026, jumlah jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 3.923 orang.

Mereka didampingi oleh 18 PHD, 4 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 36 petugas haji, sehingga total keseluruhan mencapai 3.981 orang.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan.

Baca Juga  Kasus Muntaber di Kepulauan Meranti, Satu Balita Meninggal Dunia

Saat ini, 10 jemaah masih menjalani perawatan di Batam dengan 6 orang pendamping.

Selain itu, terdapat 2 orang yang dipulangkan ke daerah asal (1 jemaah sakit dan 1 pendamping dari Kabupaten Bengkalis), 2 orang dalam kondisi sakit di daerah, 1 orang ditunda karena hamil, serta 1 jemaah dilaporkan wafat di daerah.

Defizon mengimbau seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kesehatan dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.