Hukrim

Terungkap! 4 Pelaku Perampokan Brutal Tewaskan Lansia Pekanbaru Dibekuk, 2 Ditembak Polisi

×

Terungkap! 4 Pelaku Perampokan Brutal Tewaskan Lansia Pekanbaru Dibekuk, 2 Ditembak Polisi

Sebarkan artikel ini
Terungkap! 4 Pelaku Perampokan Brutal Tewaskan Lansia Pekanbaru Dibekuk, 2 Ditembak Polisi

INGATLAH.COM – Dua dari empat pelaku perampokan sadis yang menewaskan seorang lansia di Kota Pekanbaru terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur saat ditangkap aparat kepolisian.

Keempat pelaku kini telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru setelah sempat buron lintas provinsi.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan korban diketahui bernama Dumaris Denny Waty Sitio (60), yang tewas dalam aksi pencurian dengan kekerasan di kawasan Rumbai, Rabu (29/4/2026).

Kasus ini sempat menghebohkan warga setelah rekaman CCTV di dalam rumah korban beredar luas.

Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta, mengungkapkan penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru usai melakukan penyelidikan intensif.

“Tim berhasil mengamankan empat pelaku. Dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan saat penangkapan,” ujar Muharman, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga  Dana Rp4,2 Miliar Raib, Notaris di Riau Laporkan Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Dokumen Program HKM ke Polda

Ia menjelaskan, para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda dan untuk identitas akan segera disampaikan.

Dua orang diamankan di wilayah Aceh Tengah, sementara dua lainnya ditangkap di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Meski demikian, identitas para pelaku belum diungkap ke publik.

Menurut Muharman, pihaknya akan memaparkan secara lengkap kronologi kejadian, motif, serta peran masing-masing tersangka dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung Minggu siang.

Kasus ini mencuat setelah rekaman CCTV berdurasi 8 menit 39 detik dari dalam rumah korban beredar.

Dalam video tersebut, aksi para pelaku terlihat terencana. Salah satu pelaku tampak membawa balok kayu dari luar rumah sebelum digunakan untuk menyerang korban.

Baca Juga  Eka Zueka Masuk Islam di Masjid Raya An Nur, Ini Alasannya

Hasil autopsi menyebutkan korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Cedera tersebut menyebabkan pendarahan di otak hingga berujung pada kegagalan fungsi vital.

Selain menghilangkan nyawa korban, para pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga. Di antaranya cincin kawin seberat 12 gram, cincin emas sekitar 10 gram, uang tunai 400 dolar Singapura, satu unit ponsel Samsung A55 5G, serta perangkat elektronik seperti music box dan speaker.

Saat ini, keempat pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus ini.