NasionalUtama

12 Kampus Ambil Bagian, PFBN 2025 Perkuat Ekosistem Fotografi Berbasis Budaya

×

12 Kampus Ambil Bagian, PFBN 2025 Perkuat Ekosistem Fotografi Berbasis Budaya

Sebarkan artikel ini
12 Kampus Ambil Bagian, PFBN 2025 Perkuat Ekosistem Fotografi Berbasis Budaya
12 Kampus Ambil Bagian, PFBN 2025 Perkuat Ekosistem Fotografi Berbasis Budaya

INGATLAH.COM – Program Studi Televisi dan Film Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sukses menggelar Pameran Fotografi Budaya Nusantara (PFBN) 2025 bertajuk “Lensa Budaya; Menangkap Identitas Nusantara” di Sumedang Creative Center pada 20-22 November 2025.

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian workshop dan laboratorium fotografi berbasis kebudayaan yang telah berlangsung sejak awal November.

PFBN 2025 hadir sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan karya serta gagasan dari berbagai perguruan tinggi, komunitas, hingga pegiat fotografi umum.

Mengusung tema besar tentang identitas budaya, pameran ini menegaskan bahwa fotografi tidak hanya berfungsi sebagai alat dokumentasi, tetapi juga medium interpretasi nilai-nilai budaya melalui pendekatan estetis dan kontekstual.

Puluhan karya yang dipamerkan dikelompokkan dalam sejumlah subtema kuratorial, mulai dari ritual dan tradisi lokal, busana tradisional, arsitektur budaya, hingga potret ekspresi sosial masyarakat.

Sebanyak 24 karya fotografi terpilih dari 12 kampus di Indonesia turut ditampilkan, masing-masing diwakili oleh dosen dan mahasiswa.

Baca Juga  10.783 Warga Riau Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Kian Mengancam

Selain itu, karya dari kategori komunitas dan umum juga menambah kekayaan perspektif dalam pameran ini.

Seluruh karya yang dipamerkan telah melalui proses kurasi ketat dengan penilaian pada kekuatan narasi, orisinalitas, serta relevansi dengan tema besar yang diusung.

Tak hanya menghadirkan pameran, PFBN 2025 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan edukatif seperti workshop dan artist talk. Kegiatan ini melibatkan fotografer profesional, akademisi, hingga praktisi industri, termasuk dari Fujishop Indonesia.

Beragam materi dibahas, mulai dari teknik fotografi, etika pendokumentasian budaya, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengambilan gambar.

Ketua pelaksana PFBN 2025, Shauma Silmi Faza, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan upaya serius dalam membangun ekosistem fotografi berbasis kebudayaan.

“PFBN menjadi ruang pertemuan antara kampus, komunitas, dan industri. Di sini, foto tidak hanya dipamerkan, tetapi juga didiskusikan dan dipahami dalam konteks budaya,” ujarnya.

Baca Juga  Pemko Padang Tindaklanjuti Keluh PKL Pasar Raya, Pedagang Dipastikan Dapat Lapak Baru

Sementara itu, Ketua Program Studi Televisi dan Film ISBI Bandung, Dara Bunga Rembulan, menyebut PFBN 2025 sebagai langkah strategis dalam mendukung rencana pembukaan Program Studi Fotografi di kampus tersebut.

“Melalui pameran dan rangkaian workshop ini, kami berharap dapat membangun fondasi akademik yang kuat bagi lahirnya program studi fotografi berbasis seni dan budaya,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan PFBN 2025 juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara ISBI Bandung dan sejumlah mitra, seperti Humanika Artspace, Fujishop Indonesia, APFI Sumedang, serta Ucup Kamera Sumedang.

Dengan menggabungkan pameran, workshop, diskusi, serta penguatan jejaring akademik dan industri, PFBN 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi fotografi sebagai bagian dari ekosistem kebudayaan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi fotografer yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga mampu merekam dan menginterpretasikan identitas Nusantara di tengah derasnya arus globalisasi visual.