RiauPekanbaru

WNA Asal China Sukses Jadi Mualaf di Masjid Raya An Nur Riau

×

WNA Asal China Sukses Jadi Mualaf di Masjid Raya An Nur Riau

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Masjid Raya An Nur Riau usai pelaksanaan Salat Jumat, Jumat (17/4/2026). Seorang warga negara asing asal China, Huang Jin, resmi memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan para jemaah.

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat di bawah bimbingan Pembimbing Mualaf Center An Nur, Rubianto. Huang Jin tampak didampingi calon mertuanya saat menjalani prosesi masuk Islam.

Meski menghadapi kendala bahasa karena tidak fasih berbahasa Indonesia maupun Inggris, prosesi tetap berjalan lancar dengan arahan langsung dari pembimbing. Dengan penuh kesungguhan, Huang Jin mengikuti setiap tahapan hingga akhirnya berhasil melafalkan dua kalimat syahadat.

Sebelum resmi menjadi mualaf, pria kelahiran Anhui, China, 8 Juli 1984 itu mengaku tertarik pada ajaran Islam setelah melihat kuatnya nilai persaudaraan di tengah umat Muslim selama berada di Indonesia.

Baca Juga  Jejak Spiritual di Balik Naskah Kuno Riau, Azimat Abad ke-18 Kini Dirawat

“Saya tertarik dengan Islam karena melihat persaudaraan umatnya yang sangat kuat,” ungkapnya melalui penerjemahan sederhana.

Selain itu, keinginannya untuk menikahi wanita asal Indonesia juga menjadi salah satu alasan yang menguatkan tekadnya dalam mengambil keputusan besar tersebut.

Saat mengucapkan syahadat, Huang Jin sempat terbata-bata dan harus mengulang hingga dua kali karena keterbatasan bahasa. Namun, ia akhirnya mampu melafalkannya dengan benar dan resmi menjadi seorang Muslim.

Seketika, suasana masjid dipenuhi rasa haru. Para jemaah yang menyaksikan langsung memberikan ucapan selamat dan doa, sementara raut bahagia terpancar dari wajah Huang Jin.

Dalam kesempatan itu, Rubianto turut memberikan pesan agar mualaf baru tersebut tetap istiqomah dalam menjalankan ajaran Islam.

Baca Juga  Harga Sawit Swadaya Riau Kembali Menguat, Segini Datanya

“Istiqomah dalam beribadah dan jaga hubungan baik dengan keluarga,” pesannya.

Ia juga mengingatkan beberapa hal penting setelah memeluk Islam, seperti mandi besar dan khitan bagi yang belum melaksanakannya.

Diketahui, sebelum memeluk Islam, Huang Jin merupakan seorang ateis. Setelah prosesi ini, ia berencana kembali ke China dalam waktu sekitar satu pekan untuk melanjutkan pekerjaannya.

Sebagai bentuk perhatian, Mualaf Center An Nur Riau memberikan bingkisan berupa perlengkapan salat lengkap sebagai bekal awal bagi Huang Jin dalam menjalankan ibadah.

Peristiwa ini menjadi cerminan nilai universal Islam sebagai agama yang terbuka dan menjunjung tinggi persaudaraan lintas bangsa.