Kampar

Sahidin Sosialisasikan Program MBG di Salo, Fokus Tekan Stunting dan Bangun SDM Unggul

×

Sahidin Sosialisasikan Program MBG di Salo, Fokus Tekan Stunting dan Bangun SDM Unggul

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus digencarkan pemerintah melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Aula Kantor Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin, bersama Kepala Desa Salo Ihfasni Arham, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terkait program strategis nasional tersebut.

Dalam pemaparannya, Sahidin menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Juga  Polsek Tambang Perkuat Swasembada Pangan, Peternak dan Petani Jagung Dapat Pendampingan

Menurutnya, program ini diharapkan mampu menekan angka stunting sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi secara optimal.

“Program makan bergizi gratis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sahidin menjelaskan bahwa Program MBG juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Pelaksanaannya melibatkan masyarakat lokal melalui pengelolaan dapur umum, sehingga membuka peluang usaha bagi petani, peternak, hingga pelaku UMKM di desa.

Baca Juga  Polsek Tapung Salurkan Benih Jagung untuk Petani, Perkuat Ketahanan Pangan

“Program ini akan menggerakkan roda ekonomi desa. Kebutuhan bahan pangan dapat dipasok dari potensi lokal, sehingga memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Selain meningkatkan gizi, program ini juga diarahkan untuk mengurangi angka kemiskinan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat serta mekanisme pelaksanaan program, sehingga implementasinya dapat berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran di seluruh lapisan masyarakat.