PADANG – Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tamunya, Persib Bandung, setelah kalah 0-2 pada laga pekan ke-25 BRI Super League di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Minggu.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung setia timnya usai laga.
Ia mengakui tim belum mampu memenuhi harapan untuk meraih poin penuh di kandang.
“Kami mohon maaf kepada suporter karena belum bisa memberikan kemenangan,” ujarnya.
Dua gol kemenangan Persib dicetak oleh Ramon de Andrade Souza masing-masing pada menit ke-32 dan ke-70.
Hasil ini membuat Semen Padang tetap tertahan di posisi ke-17 atau zona degradasi, sementara Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin.
Sejak awal pertandingan, tuan rumah sebenarnya tampil menekan.
Beberapa peluang melalui skema bola mati sempat diciptakan, namun belum mampu menembus solidnya lini belakang Persib yang dikawal kiper Teja Paku Alam.
Petaka bagi Semen Padang datang di menit ke-32. Serangan cepat dari sisi kiri pertahanan dimaksimalkan dengan baik oleh Ramon, memanfaatkan umpan matang dari Berguinho untuk membawa Persib unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, Tom Haye hampir menggandakan keunggulan tim tamu.
Namun, tendangan kerasnya masih melambung di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka.
Kedua tim saling jual beli serangan meski hujan deras mengguyur stadion. Intensitas permainan tetap tinggi, namun efektivitas menjadi pembeda.
Pada menit ke-70, Ramon kembali mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan keunggulan 2-0 bagi Persib.
Di sisa waktu pertandingan, pelatih Persib Bojan Hodak memasukkan Layvin Kurzawa untuk memperkuat lini pertahanan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta.
Persib pun pulang dengan tiga poin penting, sementara Semen Padang harus kembali berbenah demi keluar dari zona merah.





