PEKANBARU – PT Bumi Siak Pusako (BSP) mencatat peningkatan penghimpunan zakat karyawan pada 2026. Total zakat yang terkumpul mencapai Rp317.645.167, naik dibandingkan 2025 sebesar Rp286.103.440.
Corporate Secretary PT BSP, Ardian Ardi, mengatakan seluruh zakat yang terkumpul disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak.
“Zakat yang dihimpun dari karyawan dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT BSP dan disetorkan sepenuhnya ke Baznas Siak untuk didistribusikan kepada yang berhak,” ujar Ardian, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah zakat tersebut mencerminkan tingginya kesadaran dan kepedulian sosial karyawan dalam menjalankan kewajiban keagamaan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ardian, zakat tidak hanya bermakna sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Zakat berfungsi menyucikan harta dan jiwa, serta menjadi instrumen redistribusi kekayaan guna mendorong keadilan sosial.
“Melalui zakat, harta yang dimiliki menjadi bersih karena di dalamnya terdapat hak orang lain. Selain itu, zakat juga dapat membersihkan jiwa dari sifat kikir dan memperkuat solidaritas antarsesama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyaluran zakat melalui Baznas diharapkan memberikan manfaat maksimal, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, serta memperkuat jaring pengaman sosial di Kabupaten Siak.
Dengan capaian tersebut, PT BSP berharap semangat berzakat di kalangan karyawan dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.*





