INGATLAH.COM – Pertandingan antara PSMS Medan kontra PSPS Pekanbaru pada Sabtu (28/3/2026) tak sekadar menjadi laga panas Derbi Sumatera.
Lebih dari itu, duel ini menghadirkan momen spesial berupa reuni dua mantan pemain Timnas Indonesia, Eko Purdjianto dan Aji Santoso, yang kini saling berhadapan sebagai pelatih.
Eko Purdjianto yang kini menakhodai PSMS Medan akan beradu strategi dengan Aji Santoso, juru taktik PSPS Pekanbaru.
Keduanya diketahui pernah berjuang bersama di skuad Garuda pada awal 2000-an, sebuah kebersamaan yang kini berlanjut dalam rivalitas di pinggir lapangan.
Menjelang laga, Eko mengaku memiliki kedekatan dengan Aji sejak masih aktif sebagai pemain.
Namun, ia menyebut pertemuan sebagai pelatih baru akan terjadi kali ini.
“Coach Aji sudah lama saya kenal saat masih bermain, tapi sebagai pelatih kami belum pernah bertemu,” ujar Eko dalam konferensi pers, Jumat (27/3/2026).
Meski memiliki hubungan baik, Eko menegaskan tetap fokus penuh pada pertandingan.
Ia mengaku telah mempelajari gaya permainan PSPS Pekanbaru di bawah arahan Aji Santoso.
“Saya sudah mencoba menganalisis permainan PSPS. Bismillah, semoga besok kami bisa memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Di sisi lain, Aji Santoso turut memberikan respek kepada Eko Purdjianto. Ia menilai mantan rekan setimnya itu memiliki kualitas dan jiwa kepemimpinan yang kuat sejak masih menjadi pemain.
“Coach Eko itu pemain yang bagus, punya leadership yang kuat. Di klub juga terlihat seperti itu. Saya kira apa yang dia jalankan sekarang sudah cukup baik,” kata Aji.
Meski lebih senior, Aji melihat Eko sebagai pelatih muda yang memiliki prospek cerah di dunia kepelatihan.
“Dia punya kualitas, tinggal bagaimana terus mengembangkan kemampuannya. Saya pikir dia pelatih muda dengan masa depan yang bagus,” ujarnya.
Keduanya pun sepakat bahwa setiap pelatih memiliki karakter dan pendekatan taktik yang berbeda.
Hal inilah yang membuat duel PSMS kontra PSPS semakin menarik untuk disaksikan.
Reuni ini juga membangkitkan kenangan saat Eko Purdjianto dan Aji Santoso sama-sama memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala Tiger 2000.
Pada laga pembuka melawan Filipina, keduanya bahkan turut mencatatkan nama di papan skor, bersama Kurniawan Dwi Yulianto, dalam kemenangan telak tiga gol tanpa balas.
Kini, setelah lebih dari dua dekade berlalu, keduanya kembali dipertemukan.
Bukan lagi sebagai rekan setim, melainkan sebagai lawan yang siap adu strategi demi membawa timnya meraih kemenangan.





