Olahraga

Persik Tumbang di Manahan, Marcos Reina Sebut Penampilan Terburuk Sejak Datang

×

Persik Tumbang di Manahan, Marcos Reina Sebut Penampilan Terburuk Sejak Datang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku kecewa setelah timnya kalah 1-2 dari Persis Solo pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26.

Laga berlangsung di Stadion Manahan, Minggu (1/3) malam WIB.

Menurut Reina, Macan Putih sebenarnya memiliki peluang untuk membawa pulang poin. Namun, ia menilai timnya kalah energi dan determinasi dibanding tuan rumah.

Pertandingan berjalan seimbang di babak pertama. Persis membuka keunggulan lewat Bruno Gomes pada menit ke-23.

Persik merespons cepat melalui gol Jose Enrique di menit ke-31, membuat skor imbang 1-1 hingga turun minum.

Momentum penting datang pada menit ke-84. Persik mendapat hadiah penalti setelah Althaf Indie melakukan handball di kotak terlarang dan diganjar kartu merah.

Baca Juga  Rata-rata Kebobolan Persib Di Asia Dan Di BRI Liga 1 2024/25

Namun eksekusi penalti Ezra Walian mampu ditepis kiper M. Riyandi.

Alih-alih berbalik unggul, Persik justru kebobolan dua menit berselang.

Serangan balik cepat Laskar Sambernyawa dituntaskan Roman Paparyha pada menit ke-86, memastikan kemenangan tuan rumah 2-1.

Reina tak menutupi kekecewaannya. Ia bahkan menyebut laga ini sebagai performa terburuk sejak dirinya menangani Persik.

“Saya rasa kami tidak memiliki keberanian dan energi yang kami butuhkan untuk pertandingan ini. Persis punya energi lebih besar dan ingin menang. Kami sebenarnya bisa memenangkan pertandingan, tapi saya tidak senang dengan hasil ini,” ujar Reina.

“Saya pikir ini pertandingan terburuk yang kami mainkan sejak saya tiba di Persik Kediri. Kami harus menjadi lebih baik dan memenangkan lebih banyak pertandingan agar posisi tim ini bagus di klasemen,” lanjutnya.

Baca Juga  Phil Foden Ungguli Haaland dan Rodri, Arsenal Dominasi Team of the Year PFA Musim 2023/2024

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan filosofi permainan Persik tetap ofensif dan atraktif.

Namun ia mengakui, keindahan permainan tanpa daya juang tak akan menghasilkan kemenangan.

“Ternyata memainkan sepak bola yang indah saja tidak cukup. Anda perlu memiliki lebih banyak energi untuk menang. Hari ini saya benar-benar tidak suka permainan Persik Kediri,” katanya.

Reina menuntut timnya tampil lebih berani, lebih bertenaga, dan memiliki semangat menang yang lebih kuat pada laga-laga berikutnya demi menjaga posisi di papan klasemen.