INGATLAH – Bupati Agam, Benni Warlis, menyatakan rasa syukurnya atas perkembangan perbaikan jalan provinsi yang menghubungkan Padang-Bukittinggi via Kecamatan Malalak.
Akses jalan yang sempat terputus akibat bencana terban pada akhir tahun 2025 tersebut kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan.
Perbaikan infrastruktur ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Perusahaan pelat merah tersebut tengah memacu pengerjaan di beberapa titik yang terdampak curah hujan tinggi pada November 2025 lalu agar dapat segera digunakan secara optimal oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, jalan yang terban dampak curah hujan cukup tinggi pada akhir November 2025, sudah diperbaiki PT Hutama Karya Infrastruktur,” ujar Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Kamis (26/2/2026).
Meskipun proses pengerjaan masih berlangsung, pemerintah daerah berharap jalur ini sudah bisa dibuka untuk kendaraan roda empat sebelum memasuki masa mudik Idul Fitri.
“Pengerjaan jalan tersebut masih berlangsung dan berharap saat Ramadan nanti bisa dilalui kendaraan roda empat,” tambahnya.
Sebelumnya, Bupati Benni Warlis telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Rabu (25/2) untuk memantau kondisi terkini.
Saat ini, jalur tersebut sudah dapat diakses oleh kendaraan roda dua, namun kepastian penggunaan bagi kendaraan roda empat masih menunggu keputusan teknis dari pihak provinsi.
“Saya meninjau untuk memastikan kondisi jalan alternatif ini, apakah untuk lebaran nanti sudah bisa digunakan roda empat. Namun tentu keputusan tersebut berada di pihak provinsi dan harapan saya menjelang Lebaran sudah aman dilalui kendaraan roda empat,” jelas Benni.
Pulihnya akses jalan Malalak memiliki arti penting bagi mobilitas warga setempat. Jalur ini merupakan urat nadi bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, serta akses menuju fasilitas pendidikan.
Bupati Benni Warlis juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja maksimal dalam melakukan rekonstruksi jalan tersebut.
Melalui pembukaan kembali akses ini, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi di Kecamatan Malalak dapat kembali berjalan normal. (*)





