INGATLAH – Di tengah kesucian bulan Ramadan, dua pria lanjut usia (lansia) di Kota Padang terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.
Keduanya diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Padang karena diduga terlibat dalam praktik perjudian jenis toto gelap (togel), Sabtu (21/2/2026) malam.
Penangkapan yang merupakan bagian dari Operasi Pekat Singgalang 2026 ini berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB.
Lokasi penindakan berada di sebuah warung di kawasan Jati Rawang Melayu, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur.
Operasi dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Iptu Adrian Afandi, didampingi Kasubnit Opsnal Ipda Ryan Fermana.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari penyelidikan rutin untuk menciptakan kondisi yang kondusif selama Ramadan.
Petugas yang berpakaian preman berhasil mengamankan dua tersangka di lokasi kejadian, yakni JW (63) dan J (60).
“Alih-alih mengisi Ramadan dengan aktivitas positif, keduanya justru diduga menjalankan praktik perjudian yang melanggar hukum,” ujar Kompol Muhammad Yasin, Minggu (22/2/2026).
Dari hasil penggeledahan di lapangan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana perjudian, di antaranya:
- Satu unit ponsel Android yang diduga digunakan untuk mengakses situs judi daring.
- Satu lembar potongan kertas berisi angka-angka pesanan togel.
- Uang tunai senilai Rp90.000 dengan berbagai pecahan.
- Satu buah pena yang digunakan untuk mencatat pesanan.
Penindakan ini menegaskan komitmen Polresta Padang dalam memberantas “penyakit masyarakat” (pekat) selama bulan suci.
Operasi Pekat Singgalang 2026 memang difokuskan pada pelanggaran hukum yang meresahkan, termasuk perjudian.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Padang untuk pendalaman lebih lanjut, guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pihak lain.
“Melalui Operasi Pekat Singgalang 2026, Polresta Padang mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, terutama selama Ramadan,” pungkas Yasin. (*)





