INGATLAH – Babak penyisihan Liga 4 Sumatera Barat (Sumbar) musim 2025/2026 resmi berakhir dan menonjolkan siapa top skor sementara.
Sebanyak 45 pertandingan telah tuntas digelar di dua lokasi utama, yakni Stadion GOR H. Agus Salim dan Stadion Utama Sumatera Barat hasilnya, empat tim terbaik dipastikan melaju ke babak semifinal untuk memperebutkan tiket mewakili Sumbar ke level nasional.
PSP Padang tampil perkasa dengan memuncaki klasemen akhir setelah menyapu bersih 9 laga dengan kemenangan sempurna (27 poin).
Di posisi kedua, PSPP Padang Panjang membuntuti dengan 22 poin, disusul PSLA Sicincin di peringkat ketiga (18 poin), dan Kompak Kampung Pisang di posisi keempat (17 poin).
Ketajaman lini depan menjadi sorotan selama 9 pekan penyisihan dengan total 196 gol yang tercipta
Secara dramatis, berhasil merebut takhta top skor sementara dengan koleksi 15 gol (termasuk 4 penalti).
Ariswar melakukan lonjakan luar biasa pada dua pekan terakhir dengan mencetak 7 gol, sekaligus menyalip andalan PSP Padang, Carel Syadef yang sebelumnya memimpin dengan 14 gol.
“Pendorong saya adalah keluarga serta motivasi diri untuk membuktikan bahwa saya masih bisa bersaing. Sebelumnya saya sempat trial di salah satu tim Liga 4 tetapi gagal, itu yang menjadi motivasi khusus saya,” ujar Ariswar Hanif, Rabu (18/2).
Perjalanan karier Ariswar tergolong unik. Ia memulai karier sebagai penjaga gawang di SSB Poliko Payakumbuh dan pernah meraih predikat kiper terbaik ke-4 se-Indonesia pada Piala Danone 2002.
Transformasinya menjadi penyerang dimulai sejak Piala Soeratin U-17 tahun 2008 bersama Persepar Padang Pariaman, di mana ia langsung menyabet gelar pencetak gol terbanyak tingkat Sumbar.
Pelatih Kepala PSLA Sicincin, Dodi Leo mengaku bangga atas pencapaian tim dan ketajaman Ariswar.
Meski persiapan tim tidak maksimal dan terkendala finansial, semangat totalitas para pemain menjadi kunci keberhasilan menembus semifinal.
Dodi menegaskan bahwa status top skor tidak akan menjadi beban bagi Ariswar mengingat jam terbangnya yang tinggi sebagai pemain senior di kancah sepak bola Sumatera Barat.
“Ariswar adalah pemain senior yang sudah malang melintang. Pengalamannya sudah terbukti, jadi soal tekanan, kami percaya dia sangat bisa mengatasi hal itu,” tegas Dodi Leo.
Dodi juga mengungkapkan bahwa Ariswar bergabung dengan PSLA Sicincin tanpa kontrak besar layaknya tim-tim unggulan lain.
Kehadiran Ariswar diharapkan mampu menjadi mentor bagi para pemain muda PSLA Sicincin dalam menatap babak semifinal mendatang. (*)





