Berita

COO Danantara Dony Oskaria Nostalgia ke Kampung Halaman Tanah Datar

×

COO Danantara Dony Oskaria Nostalgia ke Kampung Halaman Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Di tengah padatnya agenda kunjungan kerja BUMN di Sumatera Barat (Sumbar) Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyempatkan diri untuk sejenak menoleh ke kampung halamannya, di Gantiang Bawah, Kecamatan Tanjuang Baru, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/2/2026).

Rumah masa kecil yang terletak tak jauh dari Masjid Raya Tanjuang Alam tersebut menjadi saksi bisu awal perjalanan hidup seorang anak kampung yang kini mengemban amanah besar di level nasional.

Bagi warga setempat, kehadiran Dony membangkitkan ingatan lama. Amak Yaik, seorang warga yang mengenal keluarga Dony sejak lama, mengenang sosok Dony kecil yang tumbuh dalam kesederhanaan.

“Kecil-kecil dulu sekali, sering bermain di sekitar sini. Dia lahir di sini. Semasa kecil, orang tuanya berdagang. Nah, beliau membantu orang tuanya berdagang,” kenang Amak Yaik dengan penuh haru.

Baca Juga  Rumah Lansia di Pariangan Terbakar, Kerugian Material Ratusan Juta

Ia menyebut kunjungan ini sebagai momen langka setelah sekian lama Dony menapakkan kaki di panggung nasional.

Kebanggaan pun membuncah di hati warga Nagari Tanjuang Alam melihat putra daerah mereka sukses berkiprah di pusat.

Senada dengan Amak Yaik, Is (56), seorang penjahit lokal, mengonfirmasi bahwa Dony menghabiskan masa kecil dan menempuh pendidikan dasar di Nagari Tanjung Alam sebelum akhirnya melanjutkan hidup ke Kota Padang.

Meskipun kesibukan membuat Dony jarang pulang secara fisik, hubungan keluarga besar mereka dengan masyarakat tetap terjalin erat.

Baca Juga  Dari Pagaruyung hingga Pacu Jawi, Inilah Potensi Wisata Unggulan Tanah Datar

“Kalau Dony sendiri jarang pulang, tapi adiknya cukup sering. Mereka ramah, suka menyapa warga. Biasanya setahun sekali pulang ke kampung. Kami bangga, orang kampung kami sekarang bisa menjabat di pusat,” ujar Is.

Bagi masyarakat setempat, keberhasilan Dony Oskaria bukan sekadar soal jabatan mentereng, melainkan simbol motivasi bagi generasi muda di kampung halaman.

Warga menaruh harapan agar kesuksesan putra daerah ini dapat membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di Nagari Tanjung Alam.

Kunjungan singkat ini menegaskan bahwa sejauh apa pun langkah kaki membawa seseorang pergi, kampung halaman tetap menjadi kompas yang menyimpan nilai-nilai kesederhanaan, kerja keras, dan asal-usul yang tidak pernah terpisahkan. (*)