INGATLAH.COM – Sebanyak 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 yang tergabung dalam Sindikat 7 melaksanakan program Pengabdian Masyarakat (Dianmas/Widya Paramasatwika) di wilayah hukum Polres Aceh Barat.
Selama tiga minggu ke depan, para calon perwira Polri ini akan terjun langsung ke tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan kepekaan sosial mahasiswa STIK sebelum resmi mengemban tugas sebagai perwira Polri.
Rombongan Sindikat 7 dipimpin oleh perwira pendamping, Kombes Pol Dodi Arifianto, yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan selama pengabdian di Aceh Barat.
Mengusung slogan ‘Aceh Barat, Kami Datang, Kami Berbuat, Kami Bermanfaat’ para mahasiswa berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan sosial di wilayah terdampak bencana.
Kombes Pol Dodi Arifianto menjelaskan, program pengabdian masyarakat difokuskan pada bantuan sosial dan kemanusiaan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Kegiatan yang dilaksanakan antara lain bakti sosial, pendampingan psikososial, serta program edukatif yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Dodi, Rabu (11/2).
Menurutnya, kehadiran mahasiswa STIK di lapangan bukan hanya untuk membantu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung dalam memahami dinamika sosial.
Melalui interaksi langsung dengan warga, para mahasiswa diharapkan mampu mengasah empati, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mengembangkan keterampilan problem solving dalam menghadapi berbagai persoalan nyata di masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa STIK Angkatan 83 di Aceh Barat merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai humanis, responsif, dan solutif sejak masa pendidikan,” tuturnya.
Program ini pun menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, sekaligus membentuk calon perwira yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga peka dan hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.





