OlahragaUtama

Leo Guntara Pamit dari Semen Padang FC, Menuju Borneo FC?

×

Leo Guntara Pamit dari Semen Padang FC, Menuju Borneo FC?

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pada sesi latihan Semen Padang FC jelang menghadapi Persita, Minggu (8/2/2026) mendatang di Stadion H Agus Salim, teka-teki mengenai masa depan Leo Guntara semakin menguat.

Pemain senior di Semen Padang FC tersebut terlihat berpamitan dengan rekan-rekan setimnya di pengujung sesi latihan Kamis sore (5/2/2026), sebuah momen yang memperkencang spekulasi kepindahannya ke Borneo FC.

Menanggapi situasi tersebut, Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf memberikan klarifikasi mengenai status sang pemain.

Ia membenarkan adanya ketertarikan dari klub kasta tertinggi, namun menegaskan bahwa manajemen belum bisa memutuskan.

Masykur mengungkapkan bahwa manajemen telah menerima surat resmi dari Borneo FC terkait keinginan mereka meminang Leo Guntara.

Baca Juga  Mbappe-Bellingham Jadi Kunci, Real Madrid Jinakkan Barcelona 2-1 di El Clasico

Meski demikian, hingga saat ini pihak Kabau Sirah (julukan Semen Padang FC) belum memberikan jawaban resmi.

“Kabarnya memang ada tim lain yang juga meminati Leo, tapi kami belum mengetahui secara pasti. Yang jelas, surat dari Borneo sudah kembali lagi,” ungkap Masykur.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa belum ada kesepakatan atau deal yang terjadi antara manajemen Semen Padang FC dengan klub asal Samarinda tersebut.

“Kami memang belum ada deal dengan Borneo. Suratnya juga belum kami balas karena masih ada beberapa hal yang belum disepakati,” tambahnya.

Baca Juga  Persik Kediri Dilanda Badai Cidera, Marcelo Rospide: Saya Percaya Tim Ini Solid

Selain Borneo FC, nama Arema FC juga santer dikabarkan menaruh minat besar untuk menggunakan jasa Leo Guntara.

Ketertarikan dari dua klub besar Liga 1 ini membuat masa depan pemain asli dari Sumatera Barat (Sumbar) tersebut kian menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional.

Hingga saat ini, manajemen Semen Padang FC mengaku masih terus menjalin komunikasi dan mempertimbangkan berbagai aspek teknis maupun administratif sebelum menentukan keputusan final bagi masa depan Leo Guntara. (*)