INGATLAH.COM – Sempat beredar aktivitas pesta waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru mengeluarkan statemen keras.
Terbaru, melalui Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendesak agar izin operasional tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi pesta tersebut dicabut.
“Pemko Pekanbaru harus bersikap tegas. Jika benar aktivitas tersebut terjadi di tempat hiburan malam, maka izin usahanya harus dicabut,” tegas Aidhil, Selasa, Kamis 29 Januari 2026.
Sebelumnya, Ingatlah.com memberitakan viralnya video berdurasi sekitar 28 detik itu menuai beragam reaksi dari masyarakat dan menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam narasi didalam video tersebut, perekam menyampaikan keprihatinannya terhadap aktivitas yang disebut sebagai pesta waria.
Terdengar narasi bernada kecaman yang menyebut kondisi Pekanbaru “tidak baik-baik saja” dan mengaitkannya dengan degradasi moral.
Dalam rekaman video, tampak sejumlah orang yang diduga waria mengenakan kostum wanita tengah berkumpul di sebuah ruangan yang disebut-sebut berada di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi maupun waktu pasti perekaman video tersebut.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Pekanbaru itu juga meminta aparat penegak hukum juga bertindak tegas dan melakukan penyelidikan serta memproses secara hukum pihak-pihak didalam vidio terkait.
Ia menegaskan pihak berwenang juga memberikan peringatan keras terhadap pengelola THM maupun individu jika terbukti yang disangkakan.
“Polisi perlu turun tangan untuk mengusut kebenaran video ini. Jika ada pelanggaran hukum, tentu harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Aidhil menegaskan Komisi I DPRD Pekanbaru akan mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, agar aktivitasnya tidak bertentangan dengan norma, aturan, dan perizinan yang berlaku.
Menanggapi video yang viral tersebut, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan pihaknya hingga saat ini telah melakukan pemanggilan dan melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Mohon waktu, saat ini personel dari Polsek Limapuluh telah memanggil dan memintai keterangan, untuk hasil nanti kita sampaikan kembali,” tegas AKP Anggi.





