INGATLAH – PT Bumi Siak Pusako (BSP) menurunkan alat berat jenis long arm untuk melakukan pencucian dan pembersihan kanal di wilayah Ring 1, tepatnya di Desa Dosan, Kecamatan Pusako. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan banjir yang sempat melanda kawasan tersebut.
Kegiatan tersebut sebelumnya dibahas dalam diskusi lintas sektor yang melibatkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Siak Sujarwo SM, Staf Ahli Bupati Siak T. Amri, Camat Pusako Zulfikri, Kalaksa BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara, Humas PT BSP Tengku Muchlis, serta Humas PT Arara Abadi Distrik Siak M. Nasir.
Dari hasil diskusi tersebut, disepakati bahwa normalisasi kanal di Kampung Dosan, Dusun 03, sepanjang kurang lebih 700 meter akan dilanjutkan.
Dalam pelaksanaannya, alat berat disediakan oleh Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, sementara biaya operasional pekerjaan ditanggung oleh PT Arara Abadi.
Selain penanganan jangka pendek, seluruh pihak juga sepakat untuk membahas langkah penanganan bencana hidrometeorologi ke depan secara lebih komprehensif.
Pembahasan tersebut akan dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilengkapi dengan peta rawan banjir.
PT BSP sebelumnya juga telah melakukan pencucian kanal sepanjang kurang lebih enam kilometer di sepanjang Sungai Limau.
Setelah pekerjaan tersebut rampung, kondisi banjir di sekitar Kampung Dosan mulai menunjukkan penurunan secara bertahap.
Penghulu Desa Dosan, Zamri, mengatakan bahwa genangan air mulai berkurang sejak dilakukan pembersihan Sungai Limau. “Aliran air menjadi lebih lancar dan terarah, sehingga banjir berangsur surut,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pusako Zulfikri, mengimbau masyarakat dan para tokoh setempat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke kanal dan sungai.
Ia menegaskan bahwa sampah pelepah sawit sebaiknya dikumpulkan di tempat yang semestinya. “Jika harus dibakar, pelaksanaannya wajib diawasi,” tegasnya.
Humas PT BSP Tengku Muchlis, menyampaikan bahwa pihaknya selama ini secara konsisten melakukan pencucian dan penggalian kanal, khususnya di wilayah Ring 1 area operasional perusahaan.
Beberapa wilayah yang telah ditangani antara lain Desa Rempak, Desa Bandar Pedada, Desa Sungai Nibung, Simpang Doral menuju Butun, Desa Koto Raja, Desa Lubuk Garam, dan Desa Sumber Jaya.
“Ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan dalam mendukung penanganan bencana hidrometeorologi di wilayah operasional kami,” pungkasnya. (*)





