INGATLAH – MMP FC Singkarak memastikan langkah ke babak semifinal Sago Team Cup 2026 Piala Oxygen setelah menyingkirkan PSTS Talang dengan skor tipis 1-0 pada laga perempat final, Selasa (27/1/2026).
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Chatib Sulaiman, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, berlangsung ketat dan sarat tensi tinggi.
Tim berjuluk Raja Tarkam Sumatera Barat itu langsung tampil menekan sejak awal laga.
Peluang emas pertama didapatkan MMP FC pada menit awal babak pertama melalui sundulan Roby Darwis, namun bola masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Irfan.
MMP FC sempat mencetak gol melalui kerja sama Wiranto Oleg dan Roby Darwis.
Namun, gol tersebut dianulir wasit karena bola dinilai telah lebih dulu meninggalkan lapangan permainan.
PSTS Talang mencoba membangun serangan balik, tetapi solidnya lini pertahanan MMP FC yang digalang Ismail Hadi, Ilham Pepe, serta wing back Wiranto Oleg dan Yoga Andre membuat setiap upaya lawan berhasil dipatahkan.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-30. Berawal dari tendangan pojok Fahri Alhayani, Roby Darwis menyambut bola dengan sundulan terarah yang gagal diamankan kiper PSTS Talang. MMP FC unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, pemain PSTS Talang, Wahdi, sempat memperoleh peluang emas, namun kiper MMP FC, Agifakri, tampil sigap menjaga keunggulan timnya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MMP FC kembali menekan. Tendangan keras gelandang Tegar hampir menggandakan keunggulan, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Situasi berubah ketika gelandang MMP FC, Yogi Balak, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah. Bermain dengan 10 pemain membuat MMP FC menurunkan tempo permainan dan lebih fokus bertahan.
Pertandingan semakin berlangsung panas dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling melakukan pergantian strategi dan jual beli serangan.
Beberapa peluang tercipta, termasuk tembakan Fogid yang kembali mengenai mistar gawang PSTS Talang.
Serangan balik cepat PSTS Talang juga beberapa kali mengancam, namun disiplin pertahanan MMP FC mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 memastikan MMP FC lolos ke semifinal.
Pelatih MMP FC, Nofrianto, mengaku bersyukur atas hasil tersebut meski timnya harus bermain dengan 10 pemain.
“Pertandingan sangat menegangkan, tensinya tinggi, apalagi kami harus kehilangan satu pemain karena kartu merah. Alhamdulillah anak-anak tetap fokus, menjaga konsentrasi, dan menunjukkan semangat juang hingga akhirnya kami bisa memenangkan pertandingan,” ujar Nofrianto usai pertandingan.
Ia menambahkan, perubahan strategi menjadi kunci keberhasilan timnya di babak kedua.
“Tentu ada perubahan strategi setelah kartu merah. Kami lebih fokus bertahan meski masih punya beberapa peluang yang belum bisa dimaksimalkan. Yang terpenting, tidak ada pemain yang cedera,” katanya.
Menatap semifinal, Nofrianto optimistis dengan kondisi fisik para pemain.
“Jeda pertandingan cukup baik sehingga anak-anak bisa kembali bugar. Target MMP FC jelas, setiap turnamen kami selalu menargetkan juara. Siapapun lawannya, kami akan tetap bermain dengan karakter dan semangat juang MMP FC,” tutupnya.





