INGATLAH – PSP Padang berhasil menang atas Josal FC pada laga awal Liga 4 Sumatera Barat (Sumbar) dengan skor akhir 2-1 yang berlangsung di Stadion H Agus Salim Padang, Kamis (22/1) pukul 13:00 WIB.
Meskipun di bawah teriknya mentari, tim Pandeka Minang (julukan PSP Padang) berhasil menang dengan skor 2-1. Tim tamu yang berjulukan Pandeka Ombak Piaman harus mengakui keunggulan PSP Padang dalam laga ini.
PSP Padang langsung menggebrak lini pertahanan Josal FC begitu peluit pertandingan babak pertama dibunyikan wasit.
Pandeka Minang membombardir pertahanan Josal FC secara intens di awal-awal pertandingan.
Hasilnya, Pandeka Minang mampu membuka keunggulan melalui pemainnya bernomor punggung 8, Feruzen Maulana pada menit ketujuh. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Pandeka Minang tidak menurunkan intensitas serangan. PSP berhasil menambah gol melalui Carrel Sayadef pada menit 74.
Gol diciptakan Carrel melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan dari sebelah kanan pertahanan Josal FC.
Sementara itu, Josal FC mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol penalti yang diciptakan oleh La Ode Muhammad Harun pada menit 81.
Hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta, skor tetap 2-1 untuk kemenangan PSP.
Pelatih Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi, usai laga mengucapkan rasa syukur kepada timnya yang berhasil menang di laga pertama.
“Alhamdulillah hari ini pertandingan yang cukup berat karena pertandingan pertama juga cuaca sangat panas. Pertandingan ini Alhamdulillah bisa kami menangkan, tetapi ini menjadi awal kami karena pertandingan-pertandingan berikutnya juga berat,” ujar Joni Efendi.
Ia menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bahan evaluasi untuk langkah selanjutnya.
“Kami bersyukur menangkan skor 2-1 dan itu juga menjadi pelajaran buat kami ke depan untuk melangkah bisa lebih baik, dan juga kami akan melakukan evaluasi-evaluasi ke depan lagi. Kami mempersiapkan tim persiapan lebih bagus lagi ke depan,” tuturnya.
Komposisi Pemain Lokal Saat ini tim PSP memiliki rata-rata hampir 90% pemain dari Sumbar, mulai dari Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Payakumbuh, dan daerah lainnya. Dari total 27 pemain, tercatat hanya 5 orang yang berasal dari luar Sumbar.
Joni Efendi menjelaskan bahwa komposisi ini merupakan upaya untuk merangkul potensi lokal Sumatra Barat agar kembali berjaya seperti tahun-tahun dulu, di mana kiprah sepak bola Sumbar diwakili oleh PSP Padang dan Semen Padang FC.
“Mudah-mudahan ini kita coba merangkul bisa menjadi kota besar untuk ke depan. Yang penting kan proses latihan dan aplikasi seperti pertandingan. Kalau proses terjadi gol, itu artinya skema permainannya berjalan,” tutupnya. (*)





