Olahraga

Real Madrid Resmi Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona

×

Real Madrid Resmi Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona

Sebarkan artikel ini
El Clasico Real Madrid Vs Barcelona. (Foto: Instagram Laliga)
El Clasico Real Madrid Vs Barcelona. (Foto: Instagram Laliga)

INGATLAH – Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama menyusul kekalahan dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12/1).

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui situs klub pada Selasa, manajemen Madrid menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

“Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjabat sebagai pelatih tim utama. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan sang pelatih,” tulis pernyataan tersebut.

Selanjutnya, skuad Los Blancos yang diperkuat Kylian Mbappe dan rekan-rekannya akan ditangani oleh Alvaro Arbeloa.

Klub juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan tinggi kepada Alonso atas kontribusinya selama menukangi tim.

Baca Juga  Achmad Jufriyanto Kembali Perkuat Persib, Ini Peran Khususnya

“Xabi Alonso akan selalu memiliki tempat istimewa di hati para Madridista. Sebagai legenda klub, ia senantiasa merepresentasikan nilai-nilai Real Madrid. Klub ini akan selalu menjadi rumah baginya,” lanjut pernyataan tersebut.

Keputusan pemecatan ini diambil setelah Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol serta tertinggal empat poin dari rival abadinya itu di klasemen sementara LaLiga.

Xabi Alonso mulai melatih Real Madrid pada 1 Juni 2025, setelah mencatatkan kesuksesan besar bersama Bayer Leverkusen.

Bersama klub Jerman tersebut, ia meraih gelar ganda domestik musim 2023/2024 dan membawa timnya melaju hingga final Liga Europa.

Di awal masa kepemimpinannya bersama Madrid, Alonso sempat menunjukkan performa menjanjikan.

Baca Juga  Mbappe Hattrick, Real Madrid Hajar Real Sociedad 4-1

Ia membawa Los Blancos melaju ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 dan mencatatkan 13 kemenangan dari 14 pertandingan awal sebagai pelatih tim utama, dengan satu-satunya kekalahan terjadi saat derbi Madrid melawan Atletico Madrid yang berakhir 2-5 pada September 2025.

Namun, kekalahan 0-1 dari Liverpool pada 4 November menjadi titik awal penurunan performa. Madrid hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan berikutnya.

Meski sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun, manajemen klub menilai peningkatan tersebut belum cukup meyakinkan untuk mempertahankan Alonso di kursi pelatih utama. Alhasil, Real Madrid memilih mengambil langkah pergantian pelatih di tengah musim.