INGATLAH – Tren negatif masih membayangi Semen Padang FC dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Menjamu Persis di Stadion H Agus Salim, Minggu (11/1/2026), tim berjuluk Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 2-3.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi anak asuh Dejan Antonic, mengingat mereka bermain di depan pendukung sendiri namun gagal mengamankan poin krusial untuk keluar dari zona merah.
Pertandingan sebenarnya dimulai dengan cukup menjanjikan bagi tuan rumah. Semen Padang FC berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-35 melalui aksi Irsyad Maulana.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Di penghujung babak pertama, Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dicetak oleh Zainudin Faris.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Alih-alih berbalik unggul, gawang Semen Padang justru kebobolan pada menit ke-50 melalui kaki Tanaka. Skor 1-2 membuat tekanan bagi tuan rumah semakin besar.
Drama Menit Akhir
Upaya Kabau Sirah untuk mengejar ketertinggalan justru berbuah pahit. Lewat skema serangan balik, Irfan Jauhari memperlebar jarak menjadi 1-3 melalui golnya di menit ke-91.
Meski dalam posisi sulit, Semen Padang tetap memberikan perlawanan hingga detik terakhir.
Ricki Ariansyah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-96 (masa injury time). Sayangnya, gol tersebut menjadi penutup laga karena peluit panjang langsung ditiupkan tak lama setelahnya.
Posisi Klasemen Kian Mengkhawatirkan
Kekalahan ini membawa konsekuensi buruk bagi posisi Semen Padang FC di papan klasemen sementara.
Skor ini membuat tim besutan Dejan Antonic bertahan di zona degradasi bahkan turun selangkah menjadi posisi 17. sementara tim tamu naik ke posisi 16.
Kini, tugas berat menanti Dejan Antonic untuk segera mengevaluasi tim, terutama di lini pertahanan yang kerap lengah di menit-menit krusial. (*)





