Berita

Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Banjir

×

Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Wali Kota Padang, Fadly Amran turun langsung menemui masyarakat terdampak banjir bandang di kawasan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji, Sabtu (10/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Padang ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga yang terdampak telah masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah.

Kunjungan ini dilakukan di sela-sela kegiatan gotong royong massal pembersihan material banjir yang melibatkan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemko Padang serta gabungan relawan kebencanaan se-Kota Padang.

Dalam dialognya dengan warga di sepanjang aliran Batang Kuranji, Fadly memaparkan rincian bantuan finansial untuk perbaikan hunian yang rusak akibat bencana.

“Jadi ada bantuan perbaikan rumah dengan bantuan hingga Rp60 juta untuk kategori rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan,” jelas Fadly Amran.

Baca Juga  Keluyuran, 33 Pelajar Ditertibkan Satpol PP Padang

Selain bantuan perbaikan, warga juga akan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp500.000 per bulan dari BNPB untuk biaya sewa rumah.

Sementara itu, bantuan sosial dari Kemensos yang mencakup biaya hidup, uang dapur, dan kebutuhan pendidikan anak-anak dijadwalkan cair dalam waktu dekat.

Pemko Padang berencana menetapkan status Zona Merah di wilayah rawan bencana, khususnya di sepanjang aliran sungai.

Langkah ini akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan tenaga ahli agar memiliki dasar hukum dan ilmiah yang kuat demi meminimalisir risiko korban jiwa di masa depan.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah menyiapkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di tiga lokasi strategis:

  • Kawasan Balai Gadang dan Simpang Haru: Diproyeksikan menampung 230 unit rumah.

  • Kawasan Pauh: Menyiapkan lahan seluas 4 hektar dengan kapasitas hingga 500 unit rumah.

Baca Juga  Setelah Resmi P3K, Tenaga Honor Satpol PP Padang Berangkat Umrahkan Ibu

Fadly memberikan pilihan kepada warga untuk menempati Huntap dengan syarat tertentu terkait lahan lama mereka.

“Jadi tolong didiskusikan lagi di keluarga. Kalau memang mau ambil Huntap yang akan kita bangunkan, rumah di sini tidak boleh lagi ada bangunan. Kalau untuk kebun silahkan,” tegasnya.

Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Dalam kegiatan tersebut, Pemko Padang juga mengerahkan alat berat yang difokuskan pada perbaikan aliran Sungai Batang Kuranji.

Hal ini dilakukan untuk mencegah luapan air kembali terjadi saat intensitas hujan tinggi.

Menutup kunjungannya, Wali Kota yang didampingi Kepala BPBD dan Dinas PUPR menginstruksikan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memastikan akurasi data.

“Jadi tolong Pak Lurah dan Camat pastikan warga kita yang terdampak di sini sudah terdata semua,” pungkas Fadly. (*)