INGATLAH – Wali Kota Padang, Fadly Amran, turun langsung memantau jalannya aksi gotong royong (goro) massal di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Minggu pagi (4/1).
Kegiatan ini menjadi langkah respons cepat pemerintah bersama warga dalam menangani sisa-sisa material pascabanjir susulan yang menghantam wilayah tersebut pada Jumat, 2 Januari lalu.
Aksi bersih-bersih yang melibatkan masyarakat setempat dan jajaran ASN Pemerintah Kota Padang ini difokuskan pada pembersihan drainase.
Petugas dan warga bahu-membahu mengangkat endapan sedimen lumpur yang menyumbat saluran air guna mencegah risiko genangan di masa mendatang.
“Hari ini kita bergerak cepat bersama masyarakat dan seluruh perangkat daerah untuk membersihkan drainase. Ini merupakan langkah awal agar drainase bersih dan aliran air kembali normal,” ungkap Fadly Amran di sela-sela peninjauan lokasi.
Mengingat masih adanya sejumlah hunian warga yang terdampak, Wali Kota mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menjaga konsistensi kegiatan goro ini.
Selain langkah darurat, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemko Padang tengah menyiapkan solusi teknis jangka panjang.
Berdasarkan pengamatannya, persoalan utama banjir di kawasan Kampung Lapai berkaitan erat dengan kondisi infrastruktur sungai dan pintu air.
“Penyebab banjir di Kampung Lapai ini diantaranya, disebabkan pendangkalan Sungai Lapai dan kondisi pintu air. Kita sedang mendorong BWS Sumatera V untuk segera melakukan normalisasi sungai, sebagai solusi jangka menengah dan jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Fadly.
Melalui normalisasi yang diusulkan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V tersebut, diharapkan masalah luapan air yang kerap meresahkan warga Nanggalo dapat teratasi secara permanen. (*)





