Pekanbaru

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Tanam 90 Pohon Buah di Tuah Madani

×

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Tanam 90 Pohon Buah di Tuah Madani

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Polda Riau terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan program Green Policing melalui aksi penanaman pohon.

Kali ini, kawasan permukiman Trans Jasa Industri, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, disulap menjadi kebun buah dan sentra pangan masyarakat.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto pada akhir tahun 2025, yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya ancaman bencana alam.

Program ini juga sejalan dengan gagasan Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

“Bapak Kapolda Riau berulang kali menyampaikan bahwa jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Hari ini kami menanam 90 bibit pohon sebagai langkah awal untuk menyulap kawasan ini menjadi kebun buah-buahan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Anom, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga  Fakta Baru Kasus Lansia Tewas di Pekanbaru, Pelaku Diduga Kenal Korban dan Gunakan Balok

Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau melalui Bidang Humas menanam 90 bibit pohon, terdiri dari matoa, durian, kelengkeng, dan jengkol.

Tanaman ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan bagi warga transmigran di kawasan tersebut sekaligus memperkuat ekonomi berbasis lingkungan.

Kombes Anom menegaskan bahwa menanam pohon merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh ditunda.

Ia bahkan mengutip pesan moral tentang pentingnya menanam kebaikan bagi masa depan.

“Menanam pohon adalah investasi masa depan. Ada pesan yang mengajarkan, meskipun kita memegang tunas pohon dan esok hari adalah akhir, pohon itu tetap harus ditanam,” ungkapnya.

Ke depan, kawasan Trans Jasa Industri tidak hanya diarahkan sebagai area penghijauan, tetapi juga sebagai lahan produktif.

Polda Riau mendorong penerapan sistem tumpang sari, di mana di sela-sela tanaman buah dapat ditanami apotek hidup atau tanaman obat keluarga.

Baca Juga  Tersandung Kasus Narkoba, Brigadir AS Tambah Luka di Tubuh Polri

Selain sektor pertanian, program Green Policing ini juga menyentuh penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan burung puyuh dan kolam lele yang dikelola langsung oleh warga setempat.

Melalui program tersebut, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat, sejalan dengan upaya menciptakan ketahanan pangan mandiri hingga tingkat rukun tetangga (RT).

Salah seorang warga Perumahan Trans Jasa Industri, Daman Huri, menyambut baik bantuan bibit dan arahan penanaman pohon dari Kapolda Riau.

Ia menilai program ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga mempererat nilai sosial dan kebersamaan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas bantuan bibit ini. Jika nanti pohon-pohon ini berbuah, hasilnya akan sangat bermanfaat bagi warga dan menjadi ladang pahala bagi siapa pun yang ikut merawatnya,” ujar Daman.