Berita

Kebakaran di Padang Besi Perdana 2026, Kerugian Capai Rp500 Juta

×

Kebakaran di Padang Besi Perdana 2026, Kerugian Capai Rp500 Juta

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Sebuah insiden kebakaran melanda permukiman warga di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang perdana di tahun 2026, Kamis (1/1).

Satu unit rumah tinggal dilaporkan hangus dilalap si jago merah tepat di hari pertama pergantian tahun.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang menyaksikan asap pekat membumbung dari bagian atap bangunan.

“Saksi melihat asap tebal di atas atap rumah, kemudian langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi.

Menerima laporan pada pukul 11.39 WIB, tim pemadam bergerak cepat dalam satu menit dan mencapai titik lokasi pada pukul 11.46 WIB.

Baca Juga  INFO LOKER 2025, J&T Express Padang Buka Lowongan Kerja, Buruan Daftar!

Namun, upaya pemadaman tidak berjalan mudah karena hambatan geografis dan kepadatan bangunan.

“Lokasi berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit dan menanjak. Namun petugas tetap bisa menjangkau titik api dan melakukan pemadaman,” jelas Rinaldi.

Sebanyak lima unit armada Damkar Kota Padang dikerahkan, dibantu oleh dua unit armada dari Damkar Semen Padang.

Total 70 personel berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke delapan bangunan lain yang berada di area terdampak seluas 1.500 meter persegi.

Baca Juga  Sumbar Gempa 57 Kali dalam Seminggu, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Operasi pemadaman hingga pendinginan dinyatakan tuntas dalam waktu 40 menit, sekitar pukul 12.20 WIB.

Rumah seluas 200 meter persegi tersebut diketahui milik Dul Asri (63), seorang wiraswasta, yang dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total lima jiwa.

Meski seluruh penghuni dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar.

Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah, nilai kerugian akibat amukan api ini diperkirakan menyentuh angka Rp500 juta. (*)