Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Gratiskan Parkir di Minimarket Mulai 2026 dan Turunkan PBB hingga 70 Persen

×

Pemko Pekanbaru Gratiskan Parkir di Minimarket Mulai 2026 dan Turunkan PBB hingga 70 Persen

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggulirkan berbagai kebijakan pro-rakyat di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho. Mulai 1 Januari 2026.

Kabar gembira itu disampaikan langsung Agung Nugroho saat jumpa insan pers dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025, Silaturahmi Walikota Pekanbaru bersama media, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menegaskan, program yang sebelumnya ia canangkan berupa parkir di minimarket seperti Alfamart dan Indomaret tanpa pungutan biaya akan segera diberlakukan secara resmi menginjak tahun 2026 nanti.

Bersamaan dengan itu diikuti kebijakan penurunan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 70 persen.

“Mulai 1 Januari 2026, parkir di Alfamart dan Indomaret kita gratiskan. Ini adalah program pemerintah kota, parkir gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam meringankan beban masyarakat serta menata ulang pelayanan publik,” ujar Agung Nugroho.

Saat ini, kata Agung, Alfamart telah menyatakan persetujuannya terhadap kebijakan tersebut, sementara Indomaret masih menunggu persetujuan dari manajemen pusat.

“Pihak Alfamart, tadi kita sama-sama lihat melalui manajernya sudah menandatangani MOU mau bekerjasama, untuk Indomaret, kita masih menunggu persetujuan dari pusat. Insyaallah akan segera menyusul,” jelasnya.

Baca Juga  SF Hariyanto Ungkap Fakta Sidang: Pertemuan Hanya Obrolan Santai, Bukan OTT

Selain parkir gratis, Pemko Pekanbaru juga menurunkan retribusi PBB hingga 70 persen yang mulai diberlakukan pada Januari 2026.

Agung menegaskan, kebijakan ini diambil setelah melalui kajian panjang dan mendalam.

“Saya mempelajari PBB ini dari pagi sampai malam. Ini keputusan yang cukup berat, tapi akhirnya kita temukan rumus yang adil untuk masyarakat,” ungkap Agung.

Ia menjelaskan, dalam skema baru PBB, masyarakat dengan nilai ketetapan rendah akan mendapat keringanan signifikan.

Agung juga menyebutkan bahwa capaian PBB Kota Pekanbaru tahun 2025 mencapai Rp1,37 triliun, dan sistem pengelolaan PBB yang sempat berubah pada 2023–2024 kini telah dikembalikan ke pola normal pada 2025.

Di sektor infrastruktur, Pemko Pekanbaru mencatat peningkatan signifikan dalam perbaikan jalan. Jika sebelumnya hanya sekitar 20 kilometer jalan yang diperbaiki, kini telah mencapai 42 kilometer dengan total anggaran Rp100 miliar.

“Alhamdulillah, jalan baik di Pekanbaru sekarang sudah 42 kilometer. Ini bentuk komitmen kami untuk memperbaiki infrastruktur dasar,” kata Agung.

Pada bidang pendidikan, Pemko Pekanbaru menjalankan program Zero Putus Sekolah, di mana seluruh anak yang sempat putus sekolah dikembalikan ke bangku pendidikan dan dibantu dengan seragam gratis.

Baca Juga  Terungkap! Satu Korban Tewas Kapal Pompong Tenggelam di Siak Ternyata Pegawai Bea Cukai Pekanbaru

Sementara itu, persoalan sampah yang selama ini menjadi sorotan juga mulai teratasi.

“Per 31 Desember 2025, sekitar 80 persen persoalan sampah di Kota Pekanbaru sudah terselesaikan,” ungkap Agung.

Dari sisi pelayanan publik, Pemko Pekanbaru menyediakan dua unit Mobil AMAN untuk membantu pelayanan masyarakat.

Di sektor kesehatan, jam pelayanan puskesmas akan diperpanjang mulai Januari 2026, dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Melalui kebijakan dan program-program inisiatif itu Agung Nugroho optimistis Kota Pekanbaru akan semakin maju dengan pelayanan publik yang adil, merata, dan berpihak kepada masyarakat kecil.

Terakhir dalam pemaparan agenda akhir tahunnya, Pemko Pekanbaru juga akan melantik sebanyak 5.753 PPPK paruh waktu se-Provinsi Riau serta memberikan dukungan bagi pelaku UMKM.

“UMKM akan kita gratiskan berjualan di depan Indomaret, termasuk disediakan atribut jualannya. Tapi ada aturan, tidak boleh diperjualbelikan, hanya untuk keluarga kandung,” tegas Agung.