INGATLAH.COM – Empat atlet paramotor dilaporkan mengalami kecelakaan saat terbang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen, Aceh.
Atlet yang terlibat dalam insiden ini adalah Hasbul Asra (Aceh), Supratman (Riau), Jevy Oky Cahyono (NTT), dan Azhar Teguh Pangesti (Bali).
Wakil Sekretaris Kontingen Riau PON, Ikhsan Fitra, membenarkan bahwa salah satu atlet dari Riau, Supratman, turut mengalami kecelakaan.
Menurut Ikhsan, Supratman jatuh saat akan mendarat karena mesin paramotornya meledak.
“Benar, Supratman jatuh saat landing karena mesinnya meledak sebelum mendarat. Alhamdulillah, Supratman selamat dan tidak mengalami cedera, namun mesin paramotornya rusak sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan,” jelas Ikhsan.
Sebelumnya, para atlet ini memulai penerbangan dari Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, pukul 08.00 WIB dengan pesawat tipe footlaunch.
Namun, di tengah penerbangan, beberapa mesin paramotor mengalami kerusakan yang memaksa para atlet melakukan pendaratan darurat.
Ketua Paramotor Indonesia, Cahyo Alkantana, menyebut seluruh atlet berhasil melakukan pendaratan darurat sesuai prosedur.
Meskipun begitu, salah satu atlet, Azhar Teguh Pangesti, mengalami keluhan di punggung karena mendarat di jalan raya.
“Kondisi seluruh atlet stabil, hanya mesin paramotor yang mengalami kerusakan ringan,” ujar Cahyo.(*)





