Berita

Diduga Korban Banjir Bandang Lubuk Alung Ditemukan di Aliran Batang Anai

×

Diduga Korban Banjir Bandang Lubuk Alung Ditemukan di Aliran Batang Anai

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Titik terang pencarian Epi Yulia Susanti (52), warga yang hilang terseret banjir bandang di Kecamatan Lubuk Alung sejak akhir November lalu, akhirnya muncul.

Sesosok jenazah perempuan ditemukan oleh warga di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Pasakandang, Nagari Balahhilia, Rabu (17/12) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kondisi jenazah saat ditemukan tertimbun material sisa bencana berupa endapan pasir, tanah, dan tumpukan ranting pohon di tepian sungai.

Lokasi dan kondisi ini menggambarkan betapa dahsyatnya terjangan arus air saat peristiwa banjir bandang terjadi sebulan silam.

Kapolsek Lubuk Alung, Iptu Riky Vrama Putra, menyatakan bahwa pihaknya segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga  Mau Saksikan Evakuasi, Ibu Korban Mutilasi Batang Anai Tak Kuat dan Meninggal Dunia

“Jasad berada di tepian Sungai Batang Anai dan sebagian besar tertutup endapan pasir serta ranting kayu. Kami langsung melakukan pengamanan TKP untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman,” ungkap Iptu Riky.

Berdasarkan pemeriksaan awal, jenazah berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan mengenakan celana legging. Petugas juga menemukan sebuah mantel hujan berwarna kuning di sekitar lokasi penemuan.

Meskipun indikasi fisik dan lokasi sangat mengarah kepada identitas Epi Yulia Susanti, kepolisian masih menunggu hasil identifikasi medis.

“Secara dugaan mengarah ke korban yang hilang, namun penetapan identitas belum dapat kami sampaikan sebelum hasil identifikasi dari rumah sakit keluar,” tegasnya.

Operasi evakuasi berlangsung selama dua jam dan rampung pada pukul 12.30 WIB. Proses ini melibatkan tim gabungan dari Polsek Lubuk Alung, Basarnas, TNI AL, tenaga medis, serta dibantu oleh relawan masyarakat setempat.

Baca Juga  Dekranasda Padang Panjang Dorong Pengembangan Pondok Desain dan Promosi untuk Perajin

Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Lubuk Alung menuju RS Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi menyeluruh.

Sebagai kilas balik, Epi Yulia Susanti dilaporkan hilang saat melintasi Jembatan Kotoburuak di Nagari Lubuk Alung bersama anaknya pada akhir November 2025.

Saat itu, jembatan ambruk dihantam arus sungai yang sangat kuat. Meski sang anak berhasil selamat, korban terseret arus hingga akhirnya ditemukan di wilayah Balahhilia.

Kapolsek juga memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi secara resmi terkait penemuan ini. (*)